Indramayu.Jarrakposjabar.Com. Bertempat di Sekolah Dasar Pasekan 1 diadakan acara syukuran HUT ke 75 tahun Perrsatuan Guru Republik Indonesia se kecamatan Pasekan.Hadir dalam acara syukuran tersebut Camat Pasekan (A.Syafrudin AS.Spdi MM), Sekmat Pasekan (Dede Nurjanah S.ip), Kepala Puskesmas Pasekan ( Hj.Warcitem S.Tr.Keb.Skm .MM), perwakilan Polsek(aiptu Muchlis), ketua PGRI kecamatan Pasekan (Taufik) Spd, kepala UPTD Pendidikan Pasekan (Abdullah) ,ketua MKKS(H.Tular), dan para kepala sekolah se Kecamatan Pasekan.

Dalam sambutannya ketua PGRI kecamatan Pasekan (Taufik) mengatakan:”bahwa dengan adanya pandemi covid ini kita berada pada titik kejenuhan yang mendasar ini bisa kita lihat dengan adanya sistim daring murid murid yang ada belajar di rumah semakin menurun minatnya terlihat dari awal pengumpulan tugas yang awalnya 100% menurun jadi 75 % dan saat ini hanya 40% dari rata rata pengumpulan tugas.

Guru di buat ekstra hati hati dalam memberikan tugas, ini lah fakta yang ada, semoga dengan adanya peringatan HUT PGRI ini kita semua disadarkan lagi semangat para guru untuk tidak mudah menyerah pada kenyataan yang ada.

Dan peringatan yang sederhana ini sebagai bukti rasa keprihatinan guru dengan adanya pandemi ini”tegasnya.

Sementara itu camat Pasekan A.Syafruddin AS.Spdi. MM mengatakan” rakyat Indonesia atau kita semua harus berterima kasih atas jasa dan didikasi serta tauladan dari pada guru.

Karena tanpa pengajaran ilmu yang di berikan para guru kita tidak akan seperti ini, guru yang selalu mengabdi, melayani serta mendidik generasi bangsa menjadi insan yang unggul dalam saint dan teknologi.

Ilmu yang diajarkan akan membentuk jati diri dan ilmu harus menyatu dengan qolbu maka akan nampak pada watak perbuatan manusia itu sendiri.

Sekali lagi saya ucapkan “Selamat hari Guru dan hari PGRI ke 75,semoga allah melindungi kita semua.amin.

Memang guru adalah pelita dalam kegelapan, walaupun nasib guru terutama honorer masih jauh dari kata layak dan pantas namun guru juga manusia punya harapan dan cita cita mereka ingin di hargai tapi tidak mau menampakkan diri.(Wahyu Jarrak Pos Indramayu)

 

Sumber : Jarrakpos News
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu JarrakPos News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here