Indramayu.Jarrakposjabar.com.Bawaslu(Badan pengawas pemilu) kabupaten Indramayu mengadakan bimtek bagi para pengawas partisipasi pemilih untuk Pilkada 2020.

Acara sendiri diadakan di hotel Wiwi Perkasa Aula tasya di ikuti 66 orang di bagi 2 hari pertemuan masing masing seasen sebanyak 33 orang.

Menurut penanggung jawab bimtek Supriyadi SH saat ditemui di sela sela acara mengatakan bahwa kegiatan bimtek dilakukan dalam upaya mendorong pelaksanaan pemilu yang lebih jujur, bersih, cerdas juga sehat.

Karena kita semua menginginkan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati aman, damai dan lancar tampa ditunggangi oleh kepentingan apapun, mulai dari distribusi logistik, pemasangan apk sampai dengan nanti pada saat pelaksanaan.

Dan hal ini merupakan taruhan bagi kita semua ditengah pandemi covid yang menghantui negeri ini.

Menyinggung tentang pelaksanaan debat calon bupati dan wakil bupati KPU seharusnya bisa meminimalisir hambatan teknis sehingga pelaksanaan debat sendiri tidak terkesan mengada ada atau formalitas belaka.

Seperti pelaksanaan virtual yang di lakukan oleh salah satu paslon seharusnya pekaksanaannya di cek sedari awal bukan terpotong seperti itu, yang ada timbulnya malah fitnah dan kurang tepat sasaran,”ujarnya.

Disini juga perlunya kearifan dari kita semua bahwa pelaksanaan kesuksessan Pilkada bukan tanggung jawab KPU semata tetapi perlunya peran serta masyarakat secara aktif dalam mengawasi jalannya Pilkada dari awal hingga akhirnya terpilih pemimpin baru pilihan rakyat Indramayu .

Dengan kata lain pelaksanaan pilkada bukan semata pekaksanaan hak masyarakat tetapi lebih esensial merupakan suatu kewajiban warga negara sebagai anggota masyarakat demi terciptanya demokrasi yang bertanggungjawab, bukan demokrasi yang apatis dan sistematis. (Wahyu Jarrak Pos Indramayu)

Sumber : Jarrakpos News
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu Jarrakpos

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here