Cirebon, JarrakposJabar.Com-Hajat besar pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Cirebon tinggal hitungan hari, tepatnya tanggal 2 Desember 2020.

Sementara ini, tahapan yang sedang berjalan sampai pada tahap verifikasi data faktual (verfak) dari dua calon yaitu Hj. Wahyu Tjiptaningsih. SE. M.Si. dan Cunadi.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Cirebon Rudiana. SE yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPC PDI Perjuangan Kab. Cirebon, selasa 17/11)20.

Rudiana mengatakan, untuk verfak Ijazah Wahyu Tjiptaningsih atau yang akrab disapa Ayu di laksanakan di Jakarta, sehingga membutuhkan waktu yang sangat lambat, karena team verfak harus datang ke Disdik setempat, kemudian pihak Disdik memanggil pihak sekolah di mana tempat Ayu sekolah.

Dan kesulitannya kita menunggu tenggang waktu yang mereka sediakan baru kita datang ke pihak Disdik.

“Untuk Cunadi verfaknya di laksanakan di Cirebon sehingga prosesnya bisa lebih cepat.

“Namun sampai saat ini prosesnya masih on the track sesuai jadwal,”pungkas Rudiana.

Secara terpisah Ketua Panlih H. Mustofa.SH yang akrab disapa Jimus memastikan bahwa, sisa waktu 15 hari kedepan insya Allah tidak ada perubahan waktu pelaksanaan paripurna, yang telah di jadwalkan tanggal 2 Desember, dan tanggal 30 November 2020 penetapan calon dan undian nomer urut calon.

“Jika tiba-tiba ada perubahan jadwal , berarti ada yang mencoba main-main, jika ada oknum yang mencoba main-main, maka saya siap pasang badan,”tuturnya.

Menurut Jimus, Pemilihan Wakil Bupati adalah hajat besar Kab. Cirebon yang secara konstitusi harus segera di laksanakan, mengingat kekosongan Wabup Cirebon sudah terlalu lama.

Pengisian Wabup adalah sangat dibutuhkan bahkan bersifat darurat, agar Bupati dalam melaksanakan tugas pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan perogram bisa berjalan sesuai rencana,”pungkasnya.

Sumber Berita : JarrakNews
Editor : Kurnia
Penulis : HD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here