Piar Pratama.SH.Ketua Umum Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat.

BANDUNG.Jarrakposjabar.com | Piar Pratama.SH.Ketua umum Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat,
meminta agar  Bawaslu,KPU dan  Kejaksaan serta Polri yang tergabung dalam Gakkumdu harus berani dan bernyali tajam dalam penegakan hukum juga tidak pandang bulu.”Sabtu (14/11/20)

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Kepolisian RI dan Kejaksaan Agung (Kejagung) menerbitkan Peraturan Bersama Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) Pilkada 2020.

Sentra Gakkumdu merupakan gabungan antara Bawaslu, Kepolisian RI dan Kejaksaan Agung yang bertugas menindak dugaan pelanggaran di Pilkada tingkat Kabupaten/Kota.


Piar juga menjelaskan agar pemilu di pilkada 2020 jangan sampai aduan masyarakat hanya sebagai informasi angin lalu dan Gakumdu hanyalah sekedar pelengkap dan pemanis dipilkada,”ungkapnya.

Mengingat pelanggaran terang terangan bermunculan jangan sampai ada di tunggangi kepentingan politis terselubung,”tambahnya.

Lanjut Piar “Mengingat kenetralan Gakkumdu sangatlah dibutuhkan dalam hukum pemilu harus berani tegas tidak tebang pilih bagi yang melanggar
Baik itu ASN kepala desa atau oknum lainya disinilah pungsi Gakkumdu  jangan mundur jika salah satu paslon melanggar peraturan di Pilkada 2020 jangan sampai takut dengan bekingan pejabat.

Maka dari itu saya menugaskan jajaran bukan hanya dikabupaten Bandung saja tapi diseluruh daerah di Jawa barat yang ada pilkada untuk terjun memantau pilkada sedemikian rupa serta membantu mengkondusifkan situasi pemilu.

Terakhir “Kita harus jujur adil dan profesional serta menghimbau masyarakat agar jangan terpengaruh oleh budaya korupsi yaitu politik uang dan tentunya jelas yang melakukan politik uang harus  ditindak tegas.

Penulis/Editor : Deni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here