8 Maret 2021

SMP N Pasekan Menerima “Dana Rehab Laboraturium Dan Ruang Kelas”

2 min read

INDRAMAYU – JARRAKPOSJABAR.COM
Meski sedang diberhentikannya kegiatan belajar mengajar namun pemerintah pusat dan daerah tetap memperhatikan pembangunan infrastruktur penunjang sarana belajar mengajar.

Seperti yang nampak dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu telah giat menata pembangunan rehab kelas dan Laboraturium untuk tahun anggaran 2020 baik di tingkat Sekolah Dasar(SD) maupun Sekolah Menengah Pertama( SMP) melalui program dana alokasi khusus(DAK).

SMPN Pasekan yang merupakan satu satunya sekolah negeri menengah pertama yang ada di kecamatan Pasekan dan merupakan sekolah lanjutan Dasar yang berjumlah 12 SD serta dikelilingi 4 SMP Swasta mau tidak mau hanya menerima murid yang berada di lingkungan kecamatan Pasekan saja yang berjumlah 6 desa.

 

Menurut ketua pembangunan rehab Indra yang juga wakasek kesiswaan menjelaskan bahwa” memang benar SMPN Pasekan mendapat dana rehab program D.A.K dari pemerintah daerah Indramayu sebesar RP.170.000.000,00 dipergunakan untuk rehab laboraturium beserta mebeler, 1(satu) ruang kelas dan kamar mandi siswa untuk lebih jelasnya nanti biar kepala sekolah yang menjelaskan secara rinci”ujarnya.

Sementara itu Hj. Istirohah Spd.MM saat ditemui di ruang kerja menjelaskan ” memang benar SMPN Pasekan mendapat Dana D.A.K.

Untuk rehab laboraturium, 1 (satu) ruang kelas dan kamar mandi siswa, dengan memakai atap baja ringan serta tukangnya dari wali murid yang mau membantu dengan bayaran RP.90.000/ hari.

Dan sistem pembangunannya swakelola untuk dana yang telah cair berjumlah 60 – 70% dari nilai keseluruhan dan dalam pembangunannya kita selalu memakai jasa konsultan.

Jadi semuanya kita tangani secara profesional karena rehab labiraturium itu termasuk meja praktek dan kursi(mebeler) jadi kita buat sebagus mungkin, kalau dihitung dengan harga saat ini biaya tukang saja sangat jauh dari R.A.B.

Karena dalam R.A.B ongkos tukang hanya Rp.90 000/ hari/ orang sedang dalam kenyataaannya ongkos tukang sebesar RP.150.000/hari/orang itu kenyataannya, tapi alhamdulillah ada wali murid yang mau membantu,dalam pelaksanaannya warna bangunan dibedakan biar kita tahu mana yang dapat D.A.K tahun sekarang dan mana yang dapat dari tahun tahun sebelumnya. “Ujar ibu Hajjah Istirohah dengan nada semangat.

Jika pembangunan di laksanakan transfaran dan melibatkan semua pihak menghasilkan pembangunan yang berkualitas tetapi perlu di ingat dana untuk pembayaran konsultan dari pos mana alangkah lebih bijak memakai satu(1) konsultan saja tidak lebih biar dana yang dikeluarkan lebih efisien dan bisa di gunakan untuk keperluan lainnya.( Wahyu Jarrak Pos Indramayu)

Sumber Berita : Jarrakpos News
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *