INDRAMAYU – JARRAKPOSJABAR.COM
Wakil Gubernur Jawa Barat (UU Ruzhanul Ulum) Rabu (21/10/20) melakukan kunjungan kerja ke desa Karang Anyar Ilir kecamatan Pasekan Indramayu.

Dalam kunjungan tersebut Kang UU di dampingi Pjs Bupati Indramayu (Bambang Tirto Yuliono), Muspika,Camat Pasekan (A.Syaefudin AS S.pd.I.MM, Kapolsek Iptu Kardiyah, Danramil Kapten Sudaryanto).

Sebelum melakukan penanaman bibit pohon mangruv dan penyerahan mobil Maskara titipan gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) kang UU mengunjungi sahabat dan juga ketua NU (Nahdatul Ulama)yang berada berdiam di desa Karang Anyar Ilir H.Juhadi Muhamad .

Selama 40 menit kemudian kang UU melanjutkan perjalanan ke lokasi penanaman mangruv petak 50 di wilayah Karang Anyar Ilir, dengan mengendarai mobil Maskara sendiri sampai lokasi yang berjarak kurang lebih 20km.

Sesampainya di lokasi kang UU dan rombongan di sambut dengan tari Topeng Kelana hadir pada kesempatan itu kepala Perhutani wilayah Citanduy Rukma Dayadi.

Dalam sambutannya Pjs Bupati Indramayu Bambang Tirto Yuliono mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Perhutani dan Pemda Jawa Barat atas program pemberdayaan penanaman mangruv.

Bahwa dampak covid sangar memprihatinkan jumlah penduduk Indramayu 1,8 juta jiwa angka kemiskinan 11,11% atau 200.000 jiwa semoga dampak pademi covid bisa diatasi.

Luas Indramayu 292 hektar 12831 hektar adalah hutan, abrasi pantai utara cukup tinggi panjang pantainya cukup panjang 104 km, maka dari itu penanaman pohon mangruv sekitar 500 hektar dengan tenaga kerja 850 orang sangat membantu kabupaten Indramayu ” tegas Bambang

Semoga membantu dalam sisi ekologi, ekonomi,sisi konvertasi dan juga menumbuhkan ekonomi masysarakat. Sementara itu kepala Pertanian “Rukma Dayadi mengatakan bahwa program penanaman mangruv ini bertujuan memulihkan ekonomi nasional

Hal ini merupakan salah satu program di Lingkungan Hidup diterjemahkan dengan program penanaman mangruv dengan prograram padat karya dengan luas 500 hekttar dengan rincian perhektar 6600 batang.

Kegiatan padat karya mangruv ini merupakan tanam 50.000.000 pohon sesuai edaran gubernur dan melibatkan 9 kelompok dengan total masyarakat yang terlibat 860 orang yang didampingi oleh jumlah pendamping masing masing kelompok 2 orang dengan total jumlah Pendampingan 18 orang.

Marilah kita wujudkan hutan lestari masyarakat sejahtera.Wakil Gubernur UU Ruzhanul Ulum dalam keterangannya mengatakan “terima kasih telah di berikan kesempatan untuk melihat secara langsung.

Menurut kepala Bapedas dulu areal ini sangat rimbun dan asri oleh hutan mangruv ,kita telah berubah fungsi oleh karena itu pemerintah pengen merubah kondisi untuk mengembalikan keadaan dengan menanam mangruv dengan cara penanamaan padat karya.

Dengan harapan berdampak luas pada kehidupan masyarakat serta ada dongkrak ekonomi daya beli yaitu 100.000/orang / hari dan akan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Ekonomi harus bergerak tetapi kesehatan juga harus di jaga, lingkungan tetap hebat,lingkungan tetap lestari dan ekonomi tetap berjalan dan meminta masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan jangan,ada perambahan dan kerusakan akan berakibat fatal.”tegasnya.

Setelah itu dilakukan penyerahan 6 mobil Maskara titipan Gubernur Barat kepada 6 desa,semoga pemberian mobil maskara dapat memacu kinerja para kepala desa mari kita wujudkan “Jabar Juara Lahir Batin”.

Acara di lanjutjan penanaman mangruv oleh rombongan yang hadir secara simbolis. Dalam rangka membangun peradaban kita tidak boleh mengorbankan lingkungan dengan cara merusak tetapi membuat peradaban dengan cara ikut menjaga, memelihara lingkungan tempat tinggal kita semoga lestari demi anak cucu kita kedepan.

Sumber : Jarrakpos News
Wartawan : Wahyu Jarrakpos
Editor : Kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here