Kuningan, Jarrakposjabar.com – (Senin, 12/10/2020) Bila anda warga Kuningan melewati bundaran Cijoho dari berbagai arah, pasti akan menemui dan melihat sosok manusia dengan warna perak (silver). Ialah Nana (40 tahun) warga Desa Garajati Kecamatan Ciwaru Kabupaten Kuningan. Nana merupakan salah satu dari jutaan warga yang terkena dampak pengaruh pandemi Covid 19.

Demi menghidupi dan menafkahi istri dan satu anak, Nana rela jadi Manusia Silver (white Silver Man) dengan mangkal di bundaran Cijoho Kuningan. Manusia perak akan menghampiri para pengendara kendaraan roda dua dan roda empat saat lampu merah menyala. Dengan gerakan ala pantomim Nana menerima saweran uang yang dikasih oleh pengendara.

Nana The White Silver Man, menyapa para pengendara motor di bundaran Cijoho (Dok Jarrakposjabar.com)

“ Sebetulnya siapa yang mau dengan profesi seperti ini, namun karena kebutuhan mendesak harus menghidupi keluarga, saya jadi manusia perak. Sudah satu minggu saya pulang ke Kuningan, usaha berdagang di Jakarta bangkrut gara gara Pandemi Covid 19.” Ungkap Nana, Si Manusia Perak

Menjadi manusia perak, Nana mengecat semua tubuhnya dari ujung rambut hingga kaki dengan warna perak, dengan hanya memakai celana bagian atas terbuka, sontak terlihat manusia perak seperti halnya di film fantasi.

Nana manusia Perak berangkat tiap hari pulang pergi dari Ciwaru ke Kuningan kota, lalu memulai atraksi nya pukul 13.00 siang sampe sore pukul 16.00. rata rata pendapatan 30 ribu/40 ribu. Para pengendara yang melintasi saat melihat Manusia Silver ini ada yang tergugah dengan memberikan uang alakadarnya atas jerih payah usaha yang dilakukan. Namun ada pula yang menilai negatif dengan profesi ini, layaknya peminta minta jalanan yang dibalut dengan kreasi seni. agh@n

Editor : LIe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here