Foto : Pasangan no urut 2 dalam pilkada Indramayu (Toto-Deis) (Doc. Jarrakposjabar)

Indramayu, JarrakposJabar.Com — Pasangan no urut 2 dalam pilkada Indramayu (Toto-Deis) selalu menerapkan hubungan emosional antara hambanya dengan sang maha pencipta (allah swt) demikian dalam ajang pilkada Indramayu.

Hal ini terlihat disaat penyerahan Alat Peraga Kampanye (APK) di kantor KPUD Indramayu, setelah acara tersebut dimana saat paslon lain langsung menuju kediaman masing- masing kang Toto-Deis begitu mendengar suara adzan keduanya langsung bergegas menuju masjid Islamic Centre yang lokasinya tidak jauh dari kantor KPUD Indramayu untuk menunaikan kewajiban beribadah sama sang kholiq.

Saat ditemui setelah menunaikan sholat ashar kang Toto menjelaskan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari salah dan dosa.

“Namun kita juga harus sadar bahwa kita ini hanyalah mahluk ciptaannya yang lemah dan hina segala keinginan kita tidak terlepas dari kehendaknya jadi kita harus memohon, meminta petunjuk atas apa yang akan kita lakukan karena semua itu hanya sementara kelak semua apa yang kita terima diambil lagi olehnya dan di minta pertanggungjawaban apa yang pernah kita dapatkan jadi engga usah besar kepala tentang apa yang kita dapat dan masjid, musholah maupun surau adalah tempat yang pas buat kita bermusyawarah,” tegasnya.

Foto : Masjid Islamic Centre Indramayu (Doc. Jarrakposjabar)

Bila setiap pemimpin mempunyai nilai- nilai agama yang tinggi dan diletakkan dalam qolbu serta perbuatan maka dinegara ini tidak pernah ada lagi yang namanya “korupsi” dan bisa jadi uang negara yang dipakai untuk membuat lembaga tersebut yang jumlahnya tidak sedikit bisa di alihkan untuk kesejahteraan rakyat.

Karena para pemimpinnya ada rasa takut untuk berbuat korupsi dengan dasar nilai-nilai agama dan keyakinan yang di miliki secara kuat, ingatlah bahwa mata, telinga, dan tangan tuhan lebih tajam, peka dan kuat untuk mengawasi setiap jengkal perilaku umatnya, jadi bukan takut karena di publikasikan, ataupun di hukum karena perbuatannya.

 

 

Pewarta : Wahyu

Editor : Lle

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here