Sen. Okt 19th, 2020

Jarrak POS

Bersama Membangun Bangsa

Duh, 1 Mahasiswa Kuningan dan Temannya Lagi Enak Nyabu, Diciduk Polisi

3 min read

Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, SIK saat Konpers Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkotika Di Mako Polres (Rabu, 30/09/2020)

Kuningan, Jarrakposjabar.com – menjelang tutup bulan, 1 Mahasiswa Perguruan Tinggi Kuningan berinisial YH (26 tahun) dan 1 karyawan swasta warga Cirebon dengan inisial YR (35 tahun) ditangkap Polisi saat pesta Sabu di kediaman YH di rumahnya di Kecamatan Lebakwangi. Demikian keterangan Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik. SIK dalam keterangan konferensi pers di Mako Polres (Rabu, 30/09/2020)

“ Tersangka YH 26 tahun, Mahasiswa, Islam, Warga Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan dan YR 35 tahun, Islam, Karyawan Swasta, warga Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, dengan lokasi Tempat Kejadian Perkara Di rumah Tersangka Y.H. Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan” Ungkap Kapolres dalam konfers.

Kapolres menyatakan bahwa atas dasar Laporan Polisi bernomor : LP/36/IX/2020/JBR/RES KNG tanggal 8 September 2020 tentang terjadinya tindak pidana penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu-sabu. Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan berhasil mengembangkan kasus dan mendapatkan Barang Bukti antara lain 7 (tujuh) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik bening warna putih di dalam lakban warna hitam  dengan berat kotor 3,66 gram.

Barang Bukti yang berhasil diamankan Polisi dari tersangka

Selain itu mengamankan BB lain yakni 6 (enam) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus lakban warna hitam dengan berat kotor 5,36 gram, 1 (satu) unit HP merk. OPPO type F9 warna biru hitam berikut kartu sim Simpati dengan nomor 0812 xxxx dan kartu sim XL dengan nomor 0877 xxxx, 1 (satu) unit HP merk VIVO Tipe 1718 warna Hitam berikut kartu sim Simpati dengan nomor 0821 xxxx dan 1 (satu) alat hisap (bong).

Kapolres Kuningan menjelaskan bagaimana kronologi kejadian yaitu tepatnya hari Selasa tanggal 08 September 2020, pukul 19.45 wib, di rumah beralamat Kecamatan Lebakwangi telah terjadi tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu yang dilakukan oleh Tersangka Y.H. dan Y.R.

Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap kedua tersangka, Tersangka Y.H. terciduk menyimpan, memiliki, dan menguasai 7 (tujuh) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik bening warna putih yang disimpan di dalam saku celana sebelah kanan bagian depan yang pakainya.

Adapun tersangka Y.R. didapati telah menyimpan, memiliki, dan menguasai 6 (enam) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik bening warna putih yang tersimpan di dalam tas selempang warna hitam merk Tonga. Kedua tersangka dan barang bukti langsung diamankan oleh petugas polisi Polres Kuningan untuk penyidikan dan penyelidikan.

Tim Satresnarkoba Polres Kuningan berhasil amankan barang bukti dari tersangka

“ Para tersangka diancam dengan Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 127 Ayat (1) Huruf a Undang-Undang N0. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika “ Tegas Kapolres Kuningan AKBP Lukman Sayfri Dandel Malik. SIK

Kapolres Kuningan menjelaskan detail pasal 127, 114 dan 112 Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Pasal 114 Ayat (2), Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan Isebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Adapun Pasal 112 Ayat (1), Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Kapolres dan jajarannya memperlihatkan barang bukti kepada media saat konpers di Mako Polres Kuningan

Dan Pasal 112 Ayat (2), Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Kapolres menjelaskan lagi tentang Pasal 127 Ayat (1) Huruf (a), bahwa Setiap Penyalah Guna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun. (AS)

Editor : LIe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *