Foto : Rapat Kordinasi Kampanye Kab. Indramayu (Doc. Jarrakposjabar)

Indramayu, JarrakposJabar.Com — Menjelang masa kampanye yang akan di mulai dari 26 September – 5 Desember 2020 KPUD Indramayu melakukan rapat koordinasi yang di hadiri oleh Asda Jajang Sudrajat, Kabag Humas Polres Indramayu, Dinas Perhubungan, Dinas Transtib Hamami, Dinas Komunikasi dan Informasi, ketua Bawaslu Nurhadi, L.o dari paslon Sholihin-Ratnawati, L.o Toto-Deis, L.o Daniel-Taufik, L.o Nina-Lucky dan para komisioner kpu Indramayu (Pitrah, Labib, Dewi dan Masykuri) serta ketua KPUD Indramayu Ahmad Toni.F.

(Doc. Jarrakposjabar)

Dalam rapat kordinasi tersebut di sepakati 6 point, yaitu:

1. Pemasangan Apk harus sesuai dengan ketentuan kpud dan bawaslu.

2. Masa kampanye mulai dari 26 September – 5 Desember 2020.

3. Setiap paslon wajib melaporkan daerah tempat kampanye sesuai persetujuan pihak kepolisian.

4. Kampanye di bagi 2 jenis yaitu kampanye terbuka dan tertutup.

5. Pemasangan Kampanye pada media cetak berlaku 14 hari menjelang masa tenang.

6. Setiap paslo yang berkampanye wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Dari semua point yang di sepakati ada beberapa yang wajib di pertegas yaitu pemasangan apk yang dibuat oleh kpud dan media TV boox milik pemda yang akan di gunakan sebagai fasilitas kampanye oleh seluruh paslon secara bergantian hal ini harus di atur penggunaannya sesuai perda yang berlaku sehingga tidak tumpang tindih peruntukkannya.

(Doc. Jarrakposjabar)

Banyak suara dari L.o yang menanyakan jenis dan contoh apk yang boleh di buat baik oleh paslon, maupun kpud karena sampai saat ini belum ada contoh yang pasti tentang spanduk, binner dst yang telah di buat oleh Kpud Indramayu hal ini membuktikan belum siapnya kpud dalam pembuatan dan penyusunan program kampanye.

Bila semua ini mendadak dan tidak adanya persiapan jangan mengharap pemilu yang berkualitas sesuai pilihan rakyat.

 

 

Pewarta : Wahyu 

Editor : Lle

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here