DaerahKab. Kuningan

Tangkal Radikalisme Dan Hoax, Polisi Ngariung Bareng FKUB Kuningan

Kuningan, Jarrakposjabar.com – Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kuningan sangat penting keberadaannya antara lain merumuskan dan melaksanakan kebijakan, standarisasi dan bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kerukunan umat beragama.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) disahkan melalui Keputusan Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 tahun 2006 menjalankan tugasnya sebagai pemelihara dan menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.

Pengurus Forum Kerukungan Umat Beragama (FKUB) Kab Kuningan foto bersama Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, SIK usai ngariung bareng di Saung Linggar Mapolres Kuningan (Jum’at, 25/09/2020)

Dengan posisi lembaga yang strategis ini mendapat perhatian khusus dari Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, SIK. Kapolres Kuningan mengundang dan menemui Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kuningan di Saung Linggar Mapolres Kuningan (Jum’at, 25/09/2020).

Pertemuan dan silaturahmi Kapolres Kuningan dengan unsur FKUB Kabupaten Kuningan sebagai bagian kemitraaan dalam rangka menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polres Kuningan. Kapolres menyampaikan bahwa tingkat kerukunan beragama di Kabupaten Kuningan dapat terjaga dengan baik dan kondusif. Turut hadir mendampingi Kapolres para Kabag, dan Kasat jajaran Polres Kuningan.

“ Alhamdulillah, tingkat kerukunan beragama di Kuningan kondusif dan baik. Saya ucapkan terimakasih kepada jajaran FKUB Kab Kuningan atas kinerjanya merawat keberagaman beragama” Ucap Kapolres dalam keterangan pers nya

Kapolres Kuningan berbincang santai dengan pengurus FKUB Kab Kuningan

Menurut Kapolres Lukman, dirinya meminta kepada pengurus dan jajaran FKUB Kabupaten Kuningan turut berperan aktif dalam mensaring dan filterisasi info bersifat hoax yang menyebabkan terjadinya konflik horizontal.

“ jajaran FKUB terdiri dari lintas agama, kami minta agar FKUB treus menjalin sinergitas dengan kami dan turut mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan pemberitaan yang belum tentu kebenarannya alias hoax. Dengan tujuan akhir adalah keamanan dan ketertiban di masyarakat terjaga,” kata Lukman. (AS)

Editor : LIe

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: