(Doc. Jarrakposjabar)

Indramayu, JarrakposJabar.Com — Selasa (22/09/2020) bertempat di aula kantor KPUD jalan simpang lima (5) Indramayu diadakan rapat kordinasi yang di hadiri pimpinan komisioner Kpud( Pitrah, Moh Toni F, Dewi, Labib), jajaran Forkopinda (Kapolres AKBP Suhermanto, Asda Jajang Sudrajat) Bawaslu ( Nurhadi, Supriyadi) Io paslon (Nina/Lucky, Daniel/Taufik, Sholihin/Ratna, dan Toto/Deis).

Dalam rapat kordinasi yang akan membahas tentang kegiatan acara yang akan berlangsung 3 hari mulai dari hari Rabu s/d Jum’at bertempat di gedung PGRI jalan Wirapati kecamatan Sindang Indramayu.

(Doc. Jarrakposjabar)

Dalam keterangannya ketua KPUD Indramayu Ahmad Toni F menjelaskan pertemuan ini membahas tentang teknis acara pengesahan surat penetapan bakal calon bupati pada Pilkada Indramayu hari Rabu (23/9/20) jam 13.00 Wib, penundian nomor urut paslon pada hari Kamis (24/9/20) jam 13.00 Wib, dan Deklarasi Damai hari Jum’at (25/9/20) jam 09.00 Wib.

Sementara itu komisioner KPUD Labib mengatakan bahwa untuk kegiatan nanti hanya di ikuti sebanyak 21 orang per paslon yang terdiri dari pasangan paslon juga pendamping, io, team sukses, partai pendukung dan tim dokumentasi yang wajib memakai i.d card yang di keluarkan kpud Indramayu serta tetap memakai protokol kesehatan dan dilarang membawa masa.

(Doc. Jarrakposjabar)

Komisioner Kpud Pitrah lebih menjelaskan tentang pembuatan spanduk, poster,dan benner serta alokasi pengeluaran biaya yang wajib dikeluarkan serta dilaporkan ke KPUD.

Sudah sepatutnya semua peserta yang terlibat mematuhi aturan main yang telah dibuat agar kita semua belajar dewasa serta bertanggungjawab dengan apa yang telah di sepakati demi lancarnya kegiatan tanpa ada konfrontasi serta terbuka tentang anggaran yang telah di keluarkan pada masyarakat agar paham dan mengerti begitu mahal biaya untuk kegiatan ini.

 

Pewarta : Wahyu

Editor : Lle

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here