Sen. Okt 19th, 2020

Jarrak POS

Bersama Membangun Bangsa

Pelantikan DPD Pemuda PUI Indramayu

2 min read

Foto : Pelantikan DPD Pemuda PUI Indramayu. (Doc. Jarrakposjabar)

Indramayu, JarrakposJabar.Com —  Dewan Pimpinan wilayah (DPW) pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) Jawa Barat yang diketuai Deden Tazduz S.Kom melantik DPD Pemuda PUI Indramayu dengan Ketua umum Agus Fidyani S.Hi, Sekertaris umum Slamet Muhamad Ramdan, Bendahara umum Nasipan SP dan jajaran departemen departemen bertempat di aula Islamic Center lantai 2 Indramayu.

Dalam sambutannya DPW pemuda PUI Jawa Barat DedenTazdus mengatakan bahwa, “Generasi muda memiliki peran cukup penting dalam era globalisasi ini maka dari itu DPW pemuda PUI ingin menata kembali DPD pemuda Pui yang ada, ibarat pom bensin kita mulai dari nol agar dapat eksis ditengah-tengah persaingan organisasi pemuda dalam mengisi perannya dalam peradaban bangsa ini yang sedang terpuruk karena pandemi covid-19 ini,” ujarnya.

Nampak hadir perwakilan pengurus Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI), perwakilan Dispora, perwakilan pemuda NU.

(Doc. Jarrakposjabar)

Setelah pembacan sumpah maka prosesi pelantikan telah resmi dalam keterangannya Ketua umum Agus Fidyani menjelaskan bahwa, “Kiprah pemuda Pui tidak bisa di pisahkan dari sejarah bangsa ini berdiri baik dimasa perang merebut kemerdeaan, masa mempertahankan kemerdekaan, masa penghianatan yang di lakukan PKI tahun 1948 , masa orde lama dengan adanya penghiyanatan G30S/pki, masa orde baru sampai masa Reformasi pemuda pui memiliki peran yang tidak bisa di pandang sebelah mata,” tuturnya.

(Doc. Jarrakposjabar)

“Atas perjalanan sejarah tersebut DPD Pemuda pui Indramayu kita kembali merapatkan barisan dan membangun kesatuan dalam kerangka dan sumpah pemuda pui untuk tumbuh dan berkembang dalam pemperdayaan pemuda dalam kerangka NKRI dan perlu ditegaskan disini DPD pemuda pui Indramayu akan bersikap netral pada pemilihan bupati/ wakil bupati 2020 ini dan memberikan kebebasan pada setiap anggota untuk menyalurkan aspirasi politiknya dan tidak golput,” tegasnya.

Alangkah bijaknya kalau organisasi pemuda memilih netral dan tidak membawa anggotanya dalam politik praktis demi mendukung paslon tertentu, bukan lebih baik menyerahkan aspirasi politiknya ke anggota masing- masing dan yang jelas ikut berpartisipasi dalam pemilihan tidak golput.

 

Pewarta : Wahyu

Editor : Lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *