Sen. Okt 19th, 2020

Jarrak POS

Bersama Membangun Bangsa

Bupati Cirebon Drs. H Imron M.Ag Berikan Perhatian Kepada Penyintas Covid-19

2 min read

Foto : Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri (Doc. Jarrakposjabar)

Cirebon, JarrakposJabar.Com — Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon.

Eti merupakan salah satu warga Kabupaten Cirebon yang sempat terkonfirmasi positif covid-19. Eti tertular Covid 19 dari majikan tempatnya bekerja.

Dalam obrolan dengan Bupati, Eti baru mengetahui dirinya terkonfirmasi covid-19, setelah adanya pemeriksaan dari Dinas Kesehatan.

“Tahunya setelah ada pemeriksaan dari Dinas Kesehatan,” ujar Eti.

Eti harus menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Ciremai. Ia mengaku sempat takut, ketika mendapatkan informasi dirinya terkonfirmasi. Namun, ia mengaku lega setelah akhirnya bisa sembuh.

(Doc. Jarrakposjabar)

Eti juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan, atas upaya yang telah dilakukan, untuk memberikan perawatan selama dirinya terjangkit covid-19.

Bupati Cirebon Drs Imron M.Ag menuturkan, bahwa Eti merupakan salah satu contoh, warga yang sempat terkonfirmasi covid-19 dan sembuh.

Menurut Imron, semua itu salah satunya adalah, berkat kehadiran pemerintah  dalam memberikan perhatian yang maksimal kepada warga yang terkonfirmasi covid-19.

Sehingga Imron meminta kepada masyarakat, untuk tidak berprasangka buruk terkait upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam masa pandemi ini. Karena menurut Imron, kehadiran pemerintah bukan untuk menakuti.

(Doc. Jarrakposjabar)

“Tapi untuk memberikan pemahaman, agar masyarakat terhindar dari covid 19,” kata Imron.

Untuk warga yang terkonfirmasi positif, Imron juga terus memberikan supportnya. Ia memastikan, bahwa pemerintah kabupaten Cirebon akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk warganya.

Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat, untuk terus menerapkan protokol kesehatan, salah satunya yaitu menggunakan masker. Karena menurut Imron, penerapan protokol kesehatan, lebih baik dibandingkan penerapan PSBB ataupun lockdown.

“Kalau sudah lockdown, maka perekonomian juga akan terhenti. Kalau menerapkan protokol kesehatan, aktivitas ekonomi masih tetap berjalan,” katanya.

 

Pewarta : HD

Editor : Lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *