Foto : Acara pembukaan kembali jalur lalu lintas di ruas jalan A.Yani (Doc. Jarrakposjabar)

Indramayu, JarrakposJabar.Com — Sabtu, (19/09/20). Bertempat di komplek pasar mambo di jalan A.Yani Indramayu di lakukan acara pembukaan kembali jalur lalu lintas di ruas jalan A.Yani.

Upacara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran lalu lintas Polres Indramayu, pasukan Kodim 0616 Indramayu, Jajaran Pol.PP, Dinas Perhubungan dan perwakilan masyarakat.

Upacara pembukaan jalur dua (2) arah ruas A.Yani ini juga dihadiri oleh Asda Jajang Sudrajat, Kadis Perhubungan Yudi Rustomo, Plt.Pol PP. Hamami dan dan Op.Pol.lantas Ipda Nyoman.

Foto : Upacara pembukaan kembali jalur lalu lintas di ruas jalan A.Yani. (Doc. Jarrakposjabar)

Dalam keterangannya Asda Jajang Sudrajat mengatakan bahwa, “Pembukaan kembali ruas jalan A.Yani kembali menjadi dua (2) arah di karenakan kajian dari tim teknis yang terlalu menumpuknya arus lalu lintas di ruas jalan Perubadi dan Veteran sekitarnya yang peruntukkannya bukan merupakan jalan utama tetapi hanya jalan penunjang di samping itu adanya masukan dari warga masyarakat yang ingin melihat kembali geliat pelaku ekonomi di ruas jalan A.Yani di mana di situ ada ikon pasar Mambo yang terkenal dengan salah pusat jajaran kuliner di Indramayu,” ujar jajang.

Sementara itu salah satu pedagang bernama Ida yang merupakan pedagang di Pasar Mambo menuturkan, Rasa syukurnya kepada allah swt yang telah mendengar do’a para pedagang yang saat ini merasakan dampak yang nyata dari pandemi Corona ini.

(Doc. Jarrakposjabar)

“Mudah-mudahan ruas jalan A.Yani ini tidak di buka tutup lagi kaya kandang burung dan semoga kebijakan pembukaan ruas jalan A.Yani ini bukan keputusan politis menjelang Pilkada tetapi betul-betul keputusan yang di dasari keprihatinan dari semua pedagang di kawasan pasar Mambo khususnya dan jalan A.Yani pada umumnya,” tuturnya.

Memang alangkah baik, bijaknya jika pemerintah daerah mendengar keluhan, usulan serta jerita warga masyarakat yang benar-benar terhimpit di tengah pandemi ini, demi geliat pertumbuhan ekonomi yang memiliki nilai minus ini, jangan pernah menyepelekan ekonomi kecil, justru pelaku ekonomi kecil lah yang kuat bertahan di tengah pendemi Covid-19 ini, dan hal ini terbukti adanya.

 

Pewarta : Wahyu 

Editor : Lle

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here