Foto : Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Kab. Cirebon MUSTAMID. A.M, S.Pd, SH,MH (Doc. Jarrakposjabar)

Cirebon, JarrakposJabar.Com — Dengan tidak adanya kejelasan dan kepastian dari DPRD tentang pembentukan Panlih yang terkait dengan rencana pengisian kekosongan Wakil Bupati (Wabup) Cirebon di DPRD menimbulkan berbagai sepekulasi dan tanda tanya publik, dan jika ini dibiarkan tentunya bisa berdampak gejolak sosial dimasyarakat yang bisa menimbulkan situasi Pemerintahan yang kurang kondusip.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Kab. Cirebon MUSTAMID. A.M, S.Pd, SH,MH yang juga sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) & HAM Sunan Gunung Jati Indonesia di kantor LBH, Rabu 9/9/20.

Mustamid mengatakan, “Walaupun ada rumor yang berkembang bahwa panlih akan dibentuk pada tanggal 23 September 2020, dan pengesahannya masih di bulan September, namun kepastian itu belumlah suatu kepastian yang mutelak, sehingga masih menimbulkan tanda tanya publik,” tuturnya.

(Doc. Jarrakposjabar)

Masih menurut Mustamid, hal ini sangatlah wajar mengingat ada Undang Undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada pasal 28 F UUD 45 yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informasi,”terangnya.

“Setiap warga negara punya hak mendapatkan informasi dari penyelenggara negara,” ucapnya.

“Dan Ibu Wahyu Tjiptaningsih sebagai warga negara Indonesia punya hak politik sebagaimana warga lainnya berdasarkan pasal 43 ayat (1) Undang Undang No 39 tahun 1999 tentang HAM, setiap orang mempunyai hak untuk memeilih dan di pilih, dengan dasar ini tentu publik membutuhkan kejelasan dari DPRD, agar tidak terkesan sedang mengulur-ngulur pelantikan,” pungkasnya.

Foto : Tokoh senior mantan Ketua DPC PDIP pertama Kab. Cirebon Arjaya Mangku Negoro (Arjaya) (Doc. Jarrakposjabar)

Sementara itu tokoh senior PDIP Arjaya Mangku Negoro saat diwawancarai mengangatakan, “Mempertanyakan sikap DPRD yang terkesan memunda-nunda waktu pelantikan, padahal Kab. Cirebon sangat membutuhkan Wabup yang bisa membantu kinerja Bupati, agar Bupati dan wakilnya bisa berbagi tugas, sehingga pembangunan Cirebon bisa secarak maksimal,” kata Arjaya.

 

Pewarta :HD

Editor : Lle

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here