Kuningan, Jarrakposjabar.com – Tingginya angka pertumbuhan stunting di kabupaten Kuningan menjadi permasalahan dan perhatian khusus prajurit TNI Kodim 0615/Kuningan. Bagian dari upaya antisipasi penanggulangan tersebut, personel anggota TNI Kodim 0615 Kuningan turut aktif dalam kegiatan Pos Kesehatan Desa Wanasaraya Kecamatan Kalimanggis. (Rabu, 09/09/2020).

Kegiatan Poskesdes dihadiri oleh Ketua PKK kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, Kadis DPPKBP3A, Trisman Supriatna, Kabid Kesmas Dinkes Kab. Kuningan, Hj. dr. Eva Maya, Camat Kalimanggis, Yono Rahmansyah, Danramil 1508, Kapten Arm Hambali, serta Kapolsek Cidahu yang diwakili oleh Aiptu Didi Abadi.

Hadirnya anggota TNI dalam program Poskesdes guna mendukung gerakan program keluarga berencana (KB) yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan. Letkol Czi Karter Joyi Lumi, SIP Dandim 0615/Kuningan hadir memantau langsung di lokasi. Menurut Karter, permasalahan stunting menjadi semua pihak dalam menanggulanginya termasuk prajurit TNI.

“ Bertepatan dengan Dirgahayu TNI ke 75 dan daalm rangka program TNI  Manunggal KB Kesehatan, kami hadir di kegiatan Poskesdes Wanasaraya. TNI mendukung penuh gerakan kesehatan sebagai upaya pengendalian stunting di wilayah Kuningan.” Ungkap Karter

Dandim 0615/Kuningan mendukung progam KB Kesehatan dan siap bantu penanggulangan Stunting di Kabupaten Kuningan

Dandim 0615 Kuningan menilai bahwa saat ini, Pelayanan Keluarga Berencana (KB) menjadi terbatas mngingat situasi pandemi Covid 19 yang resisten menciptakan kluster baru wabah ini. Dengan demikian, Dandim meminta kepada warga masyarakat agar dapat dipahami sitasi nya.

Kabid Kesehatan Masyarakat (kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, HJ. dr. Eva Maya menyatakan bahwa kasus Stunting merupakan isu dan permasalahan nasional, sehingga memerlukan sinergitas dan kerjasama baik semua sektor termasuk masyarakat.

” Kehadiran TNI dalam kegiatan ini sangat penting, kami memerlukan peran serta Anggota TNI, guna kelacaran agenda KB dan progam penanggulangan stunting ” Ucap Kabid Kesmas di lokasi

Dandim 0615 Kuningan mengingatkan kepada warga agar selalu menjalankan protokol kesehatan dalam situasi pandemi sekarang. Dandim menjelaskan, di kabupaten Kuningan sudah 153 orang terinveksi positif kasus Covid-19. Sehingga disiplin menjalankan prokes selalu dilaksanakan.

Lanjut Dandim Karter, kegiatan program KB Kesehatan lebih dominan untuk ibu ibu, karena peran ibu sebagai  tonggak negara.

” Pogram KB kebanyakan sasaran nya ibu ibu, kenapa ? Ibu merupakan pendidikan awal anak anak, mada depan anak anak ada dalam bimbingan ibu, termasuk mengarahkan generasi bangsa dan negara “Tutur Dandim dalam sambutannya. (AS)

Editor : LIe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here