BeritaDaerah

Petani Menjerit Pupuk Subsidi Menghilang Dari Pasaran

Indramayu -Jarrakposjabar.com.
Musim tanam padi mulai datang seiring mulai datangnya air hujan jatuh ke bumi ini.

Namun masyarakat yang bergerak pada kenyataan pahit yang ada disaat tanah persawahan mulai di bajak ,pemerintahpun telah menggelontorkan bantuan benih bibit padi namun pemerintah juga nampaknya belum siap untuk mentata regulasi distribusi pupuk yang bersubsidi secara tepat dan efisien.

Seperti yang terjadi di kecamatan Pasekan di mana petani di kecamatan tersebut datang menemui camat A.Syafruddin AS. Spdi.

 

MM untuk meminta bantuan agar segera diupayakan ketersediaan pupuk bersubsidi baik urea maupun lainnya tetapi camat A.Syafruddin AS menyarankan agar para petani menanyakan masalah tersebut ke kantor BPP yang ada di desa Karang anyar blok Liong.

Karena disana lah pejabat yang berwenang dan mendapatkan jawaban yang pasti’ujarnya kepada H. Sontong salah seorang petani yang menemui camat.

Sementara itu kepala BPP Pasekan Mokh Muslikh menjelaskan “bahwa pihaknya telah membuat draf pengajuan kebutuhan pupuk bersubsidi diwilayah kecamatan Pasekan ke dinas Pertanian Indramayu dan juga diteruskannya ke Provinsi Jawa Barat mulai dari seminggu yang lalu.

Namun sampai saat ini belum bisa masuk karena terkendala jaringan, dan pihak BPP merasa aneh karena selama ini keberadaan pupuk yang tak bersubsidi juga langka di pasaran.

Dan untuk kebutuhan pupuk itu sendiri bukan buat petani sawah saja yang membutuhkan tetapi dipergunakan pada petani tambak ikan juga, jadi mau tak mau BPP juga harus berkoordinasi dengan dinas perikanan agar semua kebutuhan pupuk buat 2(dua) sektor tersebut terpenuhi.

Menyinggung bantuan bibit yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Departemen Pertanian sudah dj distribusikan ke para kelompok tani dan petani yang ada di kecamatan Pasekan “tegasnya.

Jika distribusi pupuk bersubsidi mulai terganggu maka akan menghambat program ketahanan pangan yang didengungkan pemerintah.

Oleh karena itu mari kita bersama sama mengawasi distribusi pupuk bersubsidi agar tidak di salah gunakan oleh kepentingan apapun, maka para petani harus berbangga karena jasa petani kita bisa makan demi kelangsungan hidup!! (Wahyu Jarrak Pos Indramayu)

Sumber : JarrakPos News
Editor : Kurnia
Pewarta : Wahyu

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: