Daerah

Penyematan Siswa Baru di Ponpes Abu Mansyur Dihadiri oleh Bupati Cirebon dan Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, MSi, Calon Wakilnya

Cirebon, JarrakposJabar.Com — Dalam rangka meningkatkan kualitas anak didik Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosadi. M.Ag mengajak orang tua murid agar turut serta mengawasi anak-anaknya di luar tugas belajar, sebab tugas belajar yang diberikan oleh para guru disekolah waktunya sangat terbatas, sehingga sangat dibutuhkan peran serta bimbingan dari orang tua.

Demikian disampaikan oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosadi. M.Ag dalam acara penyematan siswa baru SMP dan SMK di Pondok Pesantren (ponpes) Abu Mansyur di Desa Kaliwulu Kec. Plered Kab. Cirebon Jabar, Minggu 13/7/20.

Dalam sambutanya Imron mengajak para siswa santri untuk belajar sungguh-sungguh “Agar kelak menjadi anak yang berguna bagi Agama, Bangsa dan Negaranya serta dapat mengabdi kepada kedua orang tuanya,”tuturnya.

“Zaman digital orang tua jangan terlalu membiarkan anak-anaknya bermain HP, sebab tugas anak itu belajar dengan sungguh-sungguh, dan orang tua wajib turut serta mengawasi dengan seksama guna membentuk anak yang mempunyai masa depan,” ujar Imron.

Masih menurut Imron,”Zaman sekarang untuk jadi pejabat tidak harus dari orang kaya, kaya dan miskin bisa saja menjadi presiden atau Bupati seperti pak Jokowi dan saya buktinya bisa jadi Bupati, saya sendiri tidak menyangka bisa jadi Bupati,” pungkas Imron.

Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Hj. Wahyu Tjiptaningsih. SE. MSi (Ayu)

Ayu turut hadir dalam undangan penyematan siswa baru di ponpes Abu Mansur.

Ayu datang sebagai tamu undangan yang diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan sebagai seorang Ibu.

Foto : Hj. Wahyu Tjiptaningsih. SE. MSi (Ayu), Calon Wabup ( Doc. Jarrakposjabar)

Dalam pidatonya Ayu menuturkan,” Pendidikan dasar anak itu di mulai dari seorang Ibu, sebab sejak dalam kandungan hingga sekolah si anak lebih dekat kepada Ibunya, disinilah peran Ibu dalam memulai memberikan pendidikan dasar anak dengan hati yang tulus, jika Ibunya cerdas pintar, maka anak-anaknya Insya Allah akan ikut cerdas dan pintar, sebab mengikuti alur pendidikan sang Ibu,”tuturnya.

“Apa lagi disini (ponpes-red) sekolah sambil mesantren, Insya Allah bisa menjadikan anak yang berjiwa nasionalis dan religius,” bebernya.

“Dan pastinya jika menjadi pejabat ada rasa takutnya kepada Allah, sebab dibekali ilmu agama yang benar, sehingga akan lebih taat kepada aturan yang ada,” tambahnya.

(Doc. Jarrakposjabar)

Dalam pidatonya Ayu juga mengatakan bahwa,”Seorang Nabi saja ketika ditanya oleh sahabatnya tentang,” siapa yang paling aku hormati di dunia ini, Nabi menjawab,”Ibumu, Ibumu, Ibumu. setelah menyebut Ibumu tiga kali baru menyebut” Ayahmu,” terang Ayu.

“Dari kisah ini kita bisa menyimpulkan bahwa, ” seorang Ibu itu sesungguhnya adalah orang yang hebat, karena itu tadi, pendidikan dasar anak dimulai dari seorang Ibu,” pungkasnya.

 

Pewarta : HS

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close