Berita

Manufer Teamses Santi Mendapatkan Kecaman dari Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan

Cirebon, JarrakposJabar.Com — Dinamika di dalam dunia politik itu hal yang biasa, apa lagi hidup di alam demokrasi. Namun dalam tradisi di PDI Perjuangan dinamika politik itu biasanya terjadi saat sebelum turun rekom, setelah turun rekom semua dinamika internal reda, karena setelah rekom turun yang terjadi adalah semua mengawal proses pengajuan di DPRD sebagaimana rekom Wabup saat ini.

Hal ini disampaikan oleh Imah Rohimah kader militan yang telah menjadi Pengurus ranting sejak tahun 2015 dan saat musran kemarin terpilih kembali menjadi Pengurus.

Imah Rohimah mengatakan,”Dinamika politik di dalam internal PDI Perjuangan itu hal yang biasa, tapi seringkali itu terjadi hanya pada saat masih dalam tahap penjaringan, penyaringan, dan fit and propert test, dan setelah rekom turun semua kader tunduk dan patuh mengamankan rekomendasi,” tuturnya.

“Dan saat ini ada sekelompok kecil di Kab. Cirebon yang mengaku orang PDI Perjuangan tapi tidak patuh kepada fatsun partai, tidak mau menjaga Marwah partai, sebut saja team Santi, mereka maunya rekom itu turun kepada Santi.

Hal ini sangat disayangkan, berpolitik tapi kurang baik, harusnya berpolitik itu bukan semata-mata untuk mencari jabatan, tapi panggilan jiwa untuk mendidik masyarakat menjadi melek politik dan cerdas, agar generasi kedepan bisa menjadi politikus yang lebih bermoral.

“Dengan demikian generasi kedepan kita mendapatkan pendidikan politik yang sehat dan dapat dinikmati oleh generasi yang berkelanjutan,” beber Imah Rohimah.

“Setau saya, Santi itu sudah pernah mengundurkan diri dari PDI Perjuangan dan lompat ke PKS, dan secara keorganisasian Santi sudah cacat idiologi, sehingga sangat lucu jika kemudian masih merasa punya hak untuk mendapatkan rekom, setelah tidak direkom teamnya malah justru membuat narasi yang seolah menyalahkan dua orang petinggi DPP, dan dugaan saya ini bisa dikategorikan Pencemaran nama baik,” ujar Imah Rohimah.

“Dan ini harus segera ditindak,” pungkasnya, dengan semangat berapi-api.

Sementara itu, Rahmat Junaedi Kordinator Anak Ranting mengecam tindakan team Santi yang diduga masih saja berhalusinasi ingin mendapatkan Rekom dari DPP dengan manufernya di medsos.

“Bagi kami pengurus yang di bawah, rekom itu sudah final dan tidak bisa di ganggu gugat, dan kami bersama teman pengurus lainnya siap menghadang manufer Santi,” ujar Rahmat sapaan Rahmat Junaedi dengan semangat berapi-api.

“Demi menjaga Marwah partai, kami mendorong team hukum DPC, DPD, DPP untuk menempuh jalur hukum karena diduga ada unsur pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE.

Sebab ada selah satu diantara mereka telah menyematkan kepada dua orang petinggi DPP sebagai calo politik yang di posting melalui Account FB yang diduga milik salah satu pendukung Santi yang sudah kami secreensout ,”pungkasnya.

 

Pewarta : Hadi

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close