Sel. Sep 29th, 2020

Jarrak POS

Bersama Membangun Bangsa

BIN dan BPK Gelar Rapid Test Massal

2 min read

(Doc. Jarrakposjabar)

Jakarta, JarrakposJabar.Com — Jumat (19/06/2020), Badan Intelijen Negara (BIN) yang berperan menjadi tangan pemerintah dalam mempercepat upaya penanganan COVID-19 di Indonesia, kali ini bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menggelar Rapid Test massal di Kantor BPK Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada hari Kamis tanggal 18 juni 2020.

Brigjend TNI Irwan Mulyana Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN dan didampingi Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Hendra Susanto meninjau langsung kegiatan Rapid Test massal yang digelar di kantor BPK ini.

(Doc. Jarrakposjabar)

Dalam tinjauannya, Brigjend Irwan mengatakan Rapid Test ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BIN, Jenderal Pol. (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan sebagai deteksi awal penanganan wabah COVID-19 di lembaga pemerintah. Dan kali ini BIN bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

“Jadi kegiatan ini merupakan salah satu sumbangsih nyata BIN bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mudah-mudahan upaya ini dapat membuahkan hasil dan tindakan yang cepat dan terukur,” ucap Brigjend Irwan.

(Doc. Jarrakposjabar)

Brigjend Irwan mengatakan, kerjasama dengan BPK guna mengidentifikasi awal penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemerintahan, dan BIN akan terus menjalin kerjasama dengan lembaga Pemerintah lainnya dalam melakukan test massal ini.

“Terimakasih kepada BPK yang telah mempercayakan kami untuk melaksanakan kegiatan rapid test ini. Kami harapkan kementerian dan lembaga lain juga bisa membantu dalam mengidentifikasi awal penyebaran wabah ini,” katanya.

1000 alat Rapid Test dan 2 unit Mobil Laboratorium PCR untuk Swab Test diterjunkan oleh pihak BIN, hasil dari pemeriksaan tersebut akan keluar dalam 5 jam.

(Doc. Jarrakposjabar)

“Nantinya, peserta yang reaktif akan dilanjutkan dengan Swab Test menggunakan Mobil Laboratorium milik BIN. Jika ada yang positif akan dirujuk ke rumah sakit atau isolasi mandiri,” tegas Brigjend Irwan.

Sementara itu, Hendra Susanto Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK mengapresiasi Rapid Test massal yang dilakukan BIN di lingkungan BPK. Hendra menegaskan Rapid Test massal ini sangat tepat sebagai langkah awal guna memastikan kondisi kesehatan sebelum beraktivitas di kantor pemerintahan, seperti lembaga BPK.

(Doc. Jarrakposjabar)

“Kita dengan pemerintah dan BIN juga untuk bersama-sama melawan COVID-19, salah satu upayanya melakukan tes massal ini. Sehingga, para peserta yang reaktif dan positif akan ditracing lebih lanjut. Kegiatan ini juga akan membantu pemerintah dan BNPB untuk menambah jumlah sampling,” kata Hendra.

langkah BIN dalam melakukan Rapid Test massal di seluruh wilayah yang berada di zona merah merupakan langkah yang tepat dalam mengidentifikasi penyebaran COVID-19. Hendra berharap kerjasama BIN dengan melakukan Rapid Test massal dapat membuat tatanan kembali normal khususnya di lingkungan Pemerintahan.

“Saya berharap dengan kerja sama ini kita dapat kembali kedalam kehidupan normal. Sekrang kan kita masih menjalankan era new normal,” harap Hendra. (Jrrk/wins).

 

Editor : Lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *