BeritaDaerahPolitik

Tidak Terima Kader Partainya Diperlakukan Tidak Wajar: DPC PDIP Kab. Cirebon melaporkan Ketua DPRD ke BK dan Polisi.

Cirebon / 11-06-2020

Cirebon. JarrakposJabar – Kamis 11/6/20. Tidak terima Kader Partainya di perlakukan tidak wajar, DPC PDIP Kab. Cirebon balik melawan dengan melaporkan Ketua DPRD Kab. Cirebon Moh. Luthfi ke Badan Kehormatan (BK) DPRD.

Partai berkepala banteng moncong putih besutan Megawati Soekarnoputri ini menganggap, audensi dengan FKKC yang berujung ricuh itu diduga ada pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Ketua DPRD.

Dalam undangan yang dilayangkan atas nama pimpinan DPRD via whatsApp kepada Aan Setiawan sebagai anggota DPRD Komisi IV, tidak menggunakan kop surat resmi dan tandatangan.

Isi dalam undangan dengan FKKC adalah halal bihalal dan diskusi pembangunan, dan telah disepakati undangan hanya 20 orang, namun faktanya semua boleh masuk ke dalam gedung, sehingga berubah menjadi ricuh menuntut Aan Setiawan untuk mundur dari DPRD, karena dianggap telah menyinggung perasaan semua Kuwu (Kepala Desa) saat di acara talk show di salah satu TV lokal.

Ketika acara audensi kemudian terjadi kericuhan, Ketua DPRD tidak bisa mencegah, bahkan terkesan ada pembiaran, yang justru melanggar segala aturan PSBB.

Karena diduga melanggar UU. 06 th 2018 tentang karantina Kesehatan di masa pandemic Covid-19, maka kami menganggap ada muatan pidana, dan pihaknya akan melaporkan juga ke Polisi. Kami tidak main-main.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PDIP Kab. Cirebon Irma Widayanti. SH. MH.

“Pihaknya tidak main-main dalam hal ini, sebab sudah menyangkut Marwah partai,”Tutur Irma.

Kami menganggap bahwa persoalan ini sangat serius, apa lagi Ketua DPD PDIP Jabar Bpk Ono Surono sudah menginstruksikan agar kasus tersebut di bawa keranah hukum, sehingga tidak bisa lagi dianggap main-main,”Ungkap Irma.

Sementara itu, Luthfi mengatakan, pihaknya berjanji akan mengikuti secara alami semua proses jika ia dipanggil oleh BK.

Luthfi mengatakan,”Saya yakin bahwa kasus ini akan cepat selesai dan tidak sampai ke ranah hukum. Insya Allah saya akan berkomunikasi dengan pihak PDIP, sebab secara pribadi Saya sudah meminta maaf atas kejadian tersebu,”Ujarnya

“Apa lagi kita dengan PDIP kan satu paket sejak pilpres 2019 , paket kita Jokowi-KH. Ma,Ruf Amin,”Ucapnya.

Pewarta : Hadi

Editor : IS

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close