Sel. Sep 29th, 2020

Jarrak POS

Bersama Membangun Bangsa

KALAPAS TRI SAPTONO LAKUKAN KLARIFIKASI BERITA BOHONG

2 min read

Foto : Lapas Banceuy

BANDUNG – JarrakposJabar.com

Selasa ( 9/6 ). Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy Tri Saptono Sambudji mengatakan, keterangan pasangan suami istri bandar sabu-sabu asal Kota Tasikmalaya tidak benar alias bohong. Bahkan menurut Tri, keterangan mereka yang mengatakan mendapat pasokan sabu-sabu dari Lapas Banceuy sangat memojokan kinerja LP Banceuy.
“Selama pandemi (COVID-19) ini, kami (LP Banceuy) menerapkan system besuk online, memakai layanan video call. Jadi, tidak ada orang luar yang bisa keluar masuk lapas. Suplai atau pasokan itu kan artinya, barang dari dalam lapas dibawa keluar. Sangat tidak mungkin ada barang bisa keluar dan masuk ke Lapas Banceuy,” ujar Tri

Foto : Kalapas Banceuy, Tri Saptono

Berikut klarifikasi atas berita yang tengah beredar tersebut yang disampaikan Tri Saptono Sambudji :

1. Selama beberapa bulan kebelakang sampai saat ini, Lapas Kelas II A Banceuy Bandung tidak menerima kunjungan terhadap warga binaan secara fisik/ face to face (ditiadakan) akan tetapi diganti dengan kunjungan secara virtual/ video call. Jadi tidak ada pengunjung yang masuk ataupun yang keluar dari dalam Lapas Banceuy, serta bisa dipastikan pasokan narkoba, dari Lapas Bancey, yang ditangkap pelakunya di Tasikmlaya tidak benar.

2. Sampai saat ini pihak Lapas Kelas II A Banceuy Bandung terus berkoordinasi dengan pihak Satres Narkoba Polresta Tasikmalaya perihal kejelasannya kasus ini.
3. Kami sangat mendukung sekali terhadap pemberantasan peredaran narkoba baik di luar maupun di dalam Lapas. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, BNNK, BNNP, bahwa semangat kita sama ingin membersihkan Lapas dari peredaran Narkoba. Dan sesuai dengan komitmen kami Lapas Banceuy BERSINAR (Bersih dari Narkoba).
4. Dan sebagai bentuk komitmen kami dalam memberantas narkoba di dalam Lapas. Lapas Kelas II A Banceuy tercatat telah melakukan penggagalan masuknya barang terlarang lebih dari 20 kali.Termasuk hari ini (Selasa, 09/06/2020), petugas Lapas Kelas II A Banceuy Bandung telah melakukan penggagalan masuknya barang terlarang jenis ganja dengan modus yang berulang- ulang yaitu pelemparan dari luar tembok LP Bancuey.

(red/foto : y.a.s)

editor : AJR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *