Sel. Sep 29th, 2020

Jarrak POS

Bersama Membangun Bangsa

PENANGANAN KASUS KORUPSI “SIRKUIT” OLEH KEJATI KALTIM

1 min read

JarrakposJabar.Com — Senin (25/05/2020), Kejati Kaltim Chairul Amir yang didampingi Aspidsus Kejati dan Kasi Penyidikan dalam press releas kepada wartawan menyampaikan kinerja penanganan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani oleh Kejati Kaltim.

Kejati menyampaikan progres penanganan kasusnya, “Kasus pengadaan tanah dalam pembangunan sirkuit di Kabupaten Kutai Timur atau Sangata, sebenarnya ini sudah dilakukan Penyelidikan sebelum saya menjabat selaku Kajati, cuma karena kerja keras dari Aspidsus dan timnya itu bisa lebih cepat ditingkatkan ke penyidikan dan penetapan tersangka”, urai Chaerul Amir, jum’at 22/5.

Kasus ini bermula adanya Anggaran yang bersumber dari APBD untuk pengadaan tanah sirkuit sarana olahraga di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2010, 2011, dan 2020 sebesar 25 milyar, namun disinyalir obyek pembelian adalah tanah milik negara serta wujud fisik sirkuitnya masih menjadi pertanyaan Pihak Penyidik Kejaksaan Kaltim.

Kejati Kaltim telah menetapkan salah satu Kepala Dinas Drs.H.AA sebagai tersangka, “Dia salah satu Kepala Dinas pada waktu itu, pengadaan tanahnya pada tahun 2010 s.d 2012. Sirkuitnya sampai sekarang tidak kelihatan, jadi ini akan berkembang selain pengadaan tanahnya juga pembangunan fisik sirkuitnya” Kejati menambahkan keteranganya.

Lebih lanjut Pihak Kejati telah sepakat dengan BPKP untuk menghitung kerugian negara yang keluar bersumber dari APBD yang dibayarkan untuk pengadaan tanah yang disinyalir adalah tanah milik negara.

 

Editor : Lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *