Berita

Surat Keterangan Bebas Covid-19 dan SP2D Diperjual Belikan di E-Commerce

Bogor, JarrakposJabar.Com — Jumat,(15/05/2020), Beredarnya surat bebas virus corona yang dikeluarkan oleh pihak Rumah Sakit serta Surat Perjalanan Dinas yang dijual melalui daring oleh oknum yang memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi sangatlah mengkhawatirkan ditengah kondisi yang serba sulit dampak dari Covid-19 ini.

Oknum menjual surat keterangan palsu tersebut melalui Media – media E-commerce seperti Shopee, Bukalapak dan Tokopedia.

Intan Wibisono, Head of Corporate Communications Bukalapak menjelaskan, pihaknya sudah menurunkan produk yang melanggar syarat dan ketentuan berjualan salah satunya surat perjalanan dinas (SP2D) guna menghindari kerugian bagi konsumen

“Karena produk ini melanggar syarat dan ketentuan berjualan di Bukalapak, maka kami take down,” jelas Intan.

Intan menambahkan, Bukalapak melarang pedagang untuk menjual produk yang melanggar aturan hukum, baik hukum yang berlaku di Indonesia maupun kebijakan Bukalapak.

“Jadi kalau ditemukan produk seperti ini, pasti akan segera kami take down,” tambah Intan.

Sementara itu dalam keterangan resminya, Ekhel Wijaya, External Communications Senior Lead Tokopedia menjelaskan, dalam keterangan resminya bahwa tidak ada transaksi surat keterangan bebas Covid-19 di Tokopedia dan melarang penjual lainnya untuk memasukkan produk serupa.

“Kami juga kembali menegaskan, saat ini Tokopedia telah melarang tayang produk dan/atau toko yang melanggar tersebut. Walau Tokopedia bersifat User Generated Content – di mana setiap penjual bisa mengunggah produk secara mandiri – kami tidak pernah mendukung praktik tidak bertanggung jawab seperti ini,” jelas Ekhel.

Surat keterangan bebas Covid-19 juga ditemukan di platform Shopee, namun tidak ada keterangan dari pihak Shopee mengenai hal tersebut.

(Jrrk/wins).

 

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: