BeritaDaerah

Gapoktan Fiktif

Indramayu, JarrakposJabar.Com — Pemerintah tidak main-main menggelontorkan dana di bidang pertanian sejak era orde baru sampai era revormasi saat ini pemerintah telah banyak menggelontorkan dana yang nilainya tidak sedikit demi program ketahanan pangan.

Namun hal ini justru sebaliknya banyak gapoktan dan petugas lapangan di lapangan bermain kotor seperti ditemukan di daerah Indramayu barat tepatnya di blok Cayur Desa Gantar kecamatan Gantar Indramayu ditemukan data kelompok tani yang fiktif alias abal-abal banyak data dari nama anggota gapoktan tersebut aspal demi mendapatkan bantuan dari dinas pertanian setempat.

Menurut Karta salah seorang anggota gapoktan cayur, dirinya hanya menerima subsidi pupuk saja tidak pernah mendapat bantuan alat olah pertanian seperti traktor roda empat maupun roda 2, dirinya hanya dilibatkan pada saat penyusunan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) oleh PPL Dedi dan pendamping Siti Fahma B saja itu pun kalau di minta, “Kalau masa tanam saya dan petani di sini selalu memakai traktor milik sendiri ataupun menyewa dari orang lain yang kami inginkan adalah pemerintah harus membuat embung untuk menampung air apalagi memasuki musim kemarau persedian air sedikit terganggu,” ujarnya.

(Doc. Jarrakposjabar)

Ketika hal tersebut ditanyakan ke Dinas pertanian, jarrak pos bertemu dengan Kabid pengadaan alat pertanian Yani menjelaskan pihaknya sangat geram dengan ulah para gapoktan yang nakal apalagi sumber dana berasal dari aspirasi dinas pertanian sangat sulit melacaknya, namun dirinya berterimakasih dan akan menindak lanjuti temuan tersebut untuk diteruskan ke jajaran di lapangan agar jangan bermain kotor yang berdampak tercemarnya nama baik Dinas Pertanian Indramayu ujar Yani.

“Kita tunggu ya pak gebrakannya, mudah- mudahan bukan pemanis di bibir saja,” pungkasnya.

 

Penulis : Wahyu 

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: