Berita

Eks Presdir Lippo Cikarang Dieksekusi Ke Lapas Sukamiskin

Bandung, JarrakposJabar.Com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan eksekusi  badan terpidana mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto (BTO) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung. Toto merupakan terpidana dalam kasus  ]suap terkait dengan pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Jaksa Eksekusi KPK Nanang Suryadi, pada 6 Mei 2020, telah melaksanakan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus Nomor: 8/Pid.Sus-TPK/2020/PN Bdg tanggal 15 April 2020 atas nama Terdakwa Bartholomeus Toto yang telah berkekuatan hukum tetap,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Selasa (12/5).

Diketahui sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung menyatakan Toto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah memberikan suap kepada mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dalam sejumlah perizinan pembangunan proyek Meikarta.

Untuk itu, Majelis Hakim  menjatuhkan hukuman 2 tahun pidana penjara dan denda 150 juta rupiah dengan subsider 1 bulan kurungan terhadap Toto.

Tuntutan Jaksa Penuntut KPK. Adapun, Jaksa KPK menuntut Majelis Hakim menghukum Toto dengan 3 tahun pidana penjara dan denda 200 juta rupiah subsider 2 bulan kurungan.

Dalam kasus ini, Toto diyakini memberikan suap total sebesar 10,5 miliar rupiah kepada Neneng Hasanah Yasin melalui orang kepercayaannya dalam beberapa tahap.

Uang tersebut diberikan sebagai realisasi janji karena Neneng telah menerbitkan dan menandatangani Keputusan Bupati tentang Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) dengan luas sekitar 84,6 meter persegi.

Awalnya, demi memuluskan perizinan itu, terdapat sejumlah pegawai PT Lippo Cikarang yang ditugaskan untuk bertemu dan melakukan pendekatan dengan Neneng.

IPPT ini diperlukan agar pembangunan tahap I dengan luas 143 hektare yang dicanangkan PT Lippo Cikarang dapat dilakukan. Diketahui, PT Lippo Cikarang berencana membangun kawasan pemukiman di wilayah Kabupaten Bekasi dengan luas sekitar 438 hektare yang akan dilaksanakan dalam tiga tahap.

 

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: