BeritaDaerah

Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Uang Tunai Mulai Bulan Ini

Bogor, JarrakposJabar.Com — Minggu (03/05/2020), Mulai tanggal 1 – 10 Mei 2020, Pemkot Bogor akan menyalurkan Bantuan Sosial kepada 19.904 KK yang terdampak Covid-19 melalui PT Pos Indonesia.

Bantuan yang berasal dari APBD Kota Bogor ini akan diperuntukan bagi warga Kota Bogor kategori Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Setiap Kepala Keluarga (KK) yang Non DTKS akan menerima uang tunai sejumlah Rp. 500.000/bulan selama 4 bulan kedepan dari Pemkot Bogor.

Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Anggraeny Iswara menyampaikan, Skema penyaluran akan melalui Kelurahan masing – masing, yang nantinya masyarakat penerima bantuan akan mengambil bantuan tersebut di kelurahan dengan protokol kesehatan.

“Mekanisme dilaksanakan oleh Kantor Pos bertempat di kelurahan masing – masing, dilakukan secara terjadwal dan melalui protokol kesehatan” ucap Anggraeny.

Anggraeny menjelaskan, penyaluran bantuan nanti akan ada petugas PT.Pos Indonesia di Kelurahan yang sudah dijadwalkan, dan petugas tersebut akan meminta wesel yang sudah dibagikan oleh pihak RW untuk ditukar dengan uang tunai dan penukaran akan dimulai pukul 08.00-13.00 WIB.

“Warga penerima bantuan bisa mendatangi kelurahan masing-masing mulai pukul 08.00 WIB – pukul 13.00 WIB. Kemarin sih di Kelurahan Tegal Gundil sebentar juga selesai,” jelas Anggraeny.

Dalam proses penyaluran bantuan sosial tersebut, Wali Kota Bogor sudah memerintahkan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan monitoring ke setiap Kelurahan.

“Selain kepala OPD pastinya ada camat dan lurah yang melakukan monitoring penyaluran bantuan,” tambah Anggraeny.

Jika warga tidak mendapatkan bantuan dari APBD Kota Bogor, ada juga bantuan dari pusat dan Provinsi Jawa Barat. Saat ini sudah ada penetapan dari Provinsi Jawa Barat mengenai data Non DTKS KK miskin (by name by address) sebanyak 38.475 KK yang akan dibantu.

“Data penerima memang akan update terus, apalagi kejadian Covid-19 ini kasus baru, jadi harap dimaklum jika masih ada perubahan – perubahan data” jelasnya.

Untuk mengetahui apakah termasuk dalam daftar penerima bantuan, warga dapat memeriksanya di aplikasi SALUR (Sistem Kolaborasi dan Solidaritas untuk Rakyat) di http://salur.kotabogor.go.id. Aplikasi ini juga bisa mendeteksi jika ada penerima bantuan ganda.

” Kemungkinan human eror itu ada, dan kami sedang menelusuri 20rb KK yang tidak ada NIK nya. Bagi warga yang namanya tidak tercantum, dapat melakukan pengajuan melalui RT,RW dan Kelurahan masing – masing yang nantinya akan diverifikasi kembali dan diutamakan bagi yang sangat membutuhkan” tutup Anggraeny.

(Jrrk/wins).

 

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: