Berita

Tangani Covid-19, Kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar jadi Pilihan yang Rasional

Jakarta, JarrakposJabar.Com — Rabu (1/4/2020), Kebijakan Pemerintah mengambil Keputusan Pembatasan Sosial Berskala Besar menjadi pilihan yang rasional saat ini dalam percepatan penanganan Coronavirus disease 2019 atau COVID -19.

Deputi IV Kantor Staf Presiden Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa kebijakan tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Juri menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diterbitkan sebagai pilihan paling rasional karena pertimbangan-pertimbangan yang telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo.

Kebijakan ini tidak terlepas dari karakteristik bangsa Indonesia dari berbagai aspek, seperti dari aspek demografi dan geografi.

Di samping pertimbangan terkait dengan karater wilayah sebagai negara kepulauan dan banyaknya jumlah penduduk, kepentingan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat juga dipertimbangkan dalam pengambilan kebijakan tersebut.

Juri menambahkan bahwa peraturan pemerintah ini bertujuan untuk pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah, yang diduga terinfeksi COVID – 19 sehingga penyebaran tidak semakin luas.

“Jadi, saya ingin mengulangi, bahwa pembatasan sosial berskala besar adalah pembatasan kegiatan dari penduduk dalam suatu wilayah tertentu yang terinfeksi terjangkit wabah covid-19 sedemikian rupa,” kata Juri di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Dengan penetapan peraturan pemerintah tersebut, ini digunakan sebagai dasar hukum bagi pemerintah, gugus tugas dan pemerintah daerah untuk pengambilan kebijakan lain terkait dengan percepatan penanganan COVID – 19.

“Sehingga ada dasar hukum bagi pemerintah, gugus tugas, dan pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan-kebijakan yang dianggap penting dalam pembatasan-pembatasan lalu lintas, arus orang, arus barang, dan kegiatan-kegiatan lain di masyarakat,” tambah Juri.

Pembatasan sosial berskala besar sudah berjalan selama ini, seperti belajar di rumah, bekerja di rumah, beribadah di rumah maupun pembatasan kegiatan di tempat-tempat umum. (Jrrk/wins).

 

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: