BeritaNasional

Penanggulangan Virus Covid-19 di Lapas Over Capacity Sulit Dilakukan

JarrakposJabar.Com – Bogor – Jumat (27/03/2020), Sejak dikeluarkannya himbauan bagi masyarakat oleh Pemerintah terkait Social Distancing dan ‘Diam Dirumah’, untuk membatasi makin meningkatnya kasus penyebaran wabah Virus Corona Covid-19 di Indonesia, khususnya di Lembaga Permasyarakatan yang over capacity, sulit dilakukan.

Sehingga memunculkan kekhawatiran, ketakutan, keresahan yang dirasakan oleh para penghuni Lapas.

Seperti diketahui, setiap hari semakin bertambah orang yang terpapar Covid-19 hal tersebut dapat dilihat dari perkembangan penyebaran Virus Covid-19 di Indonesia yang sudah sangat cepat penularannya.

Oleh karenanya, bagaimana dengan di dalam Lapas, dimana setiap ruangan yang ada dihuni melebihi kapasitas.

Data dari Ditjen Pas Kemenhumkam tahun 2019, jumlah Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia mencapai 528 dengan kapasitas 230.512 orang. Sedangkan jumlah penghuni Lapas dam Rutan sebanyak 269.846 orang, Sehingga terdapat OverCrowded sebanyak 107 persen.

Melihat dari data diatas, tentunya hal ini akan menyebabkan penyebaran penularan yang sangat cepat jika Virus Covid-19 ini sudah masuk kedalam Lapas. Lantaran tidak bisanya para penghuni Lapas melakukan Social Distancing seperti yang dihimbau oleh pemerintah.

Sehingga jika Virus Covid-19 sudah masuk Lapas, maka sangat mungkin kalau Lembaga Permasyarakatan akan menjadi tempat atau Kuburan Massal bagi para penghuni Lapas.

Sepatutnya Pemerintah segera mengeluarkan keputusan yang bijak terkait penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Lembaga Permasyarakatan.

Pemerintah jangan sampai terlambat bertindak, terlambat mengambil keputusan. Karena para penghuni Lapas juga Warga Negara Indonesia yang punya hak untuk dilindungi oleh pemerintah terkait pandemi Virus Covid-19 ini.

Dan salah satu keputusan yang harus cepat diambil Pemerintah yakni dengan mensahkan Rancangan Undang – Undang (RUU) Lembaga Permasyarakatan. Sekaligus pemerintah segera untuk mengurangi Over Kapasitas di dalam Lapas dengan pemberian Remisi kepada para penghuni Lapas sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam RUU yang disahkan.

Sehingga dengan seperti itu, setidaknya penghuni Lapas dapat sesuai jumlahnya dengan kapasitas daya tampung Lapas itu sendiri. Para penghuninya pun otomatis dapat melakukan Social Distancing guna Mencegah Penyebaran Virus Covid,-19 di dalam Lapas tersebut. (Jrrk/wins)

Erwin : Pemerhati Kebijakan Publik

 

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close