Peringati HUT PDIP ke-47, DPC PDIP Kab.Cirebon Adakan Baksos dan Berbagai Perlombaan – Jarrak POS
Connect with us

Berita

Peringati HUT PDIP ke-47, DPC PDIP Kab.Cirebon Adakan Baksos dan Berbagai Perlombaan

Published

on

JARRAKPOS – CIREBON – Dalam rangka memperingati HUT PDIP yang ke 47, DPC PDIP Kab Cirebon akan menyelenggarakan bakti sosial (baksos) berupa sunatan masal, Donor darah, seminar sehari setunting, seminar tetang bahaya HIV/Aids yang rencananya akan di selenggarakan mulai hari minggu tanggal 16 februari sampai 18 februari 2020.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Panitia Mas ali jahari sabtu tgl 15/2/20. Menurut Mas Ali Jahari yang akrab di sapa Mas Ali, tujuan diselenggarakan baksos ini adalah dalam rangka memeriahkan acara HUT PDIP yang ke 47, sekaligus sebagai bentuk kepedulian kami kepada lingkungan khususnya wong cilik di Kab. Cirebon, sehingga diharapkan bisa dapat memperingan beban mereka, sekaligus meningkatkan kepekaan sosial serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya sendiri.

“Kami juga akan menyelenggarakan berbagai perlombaan seperti Lomba Hafidz Qur’an, lomba Qiroatul Kutub, lomba fotho selfi Bung Karno, lomba Vidio vlog kebudayaan, lomba Cover lagu Daerah ” tutur Mas Ali.

Mas Ali mengatakan, puncak acara tersebut akan di mulai dari hari minggu tanggal 16 sampai akhir18 februari 2020.

Ketika di tanya mengenai hadiah lomba, Mas Alli mengatakan, “Hadiahnya variatif ya, dari mulai uang tunai, umroh, dan bukti sertifikat. Untuk para juara akan di lombakan di tingkat Provinsi Jabar,” tutur Mas Ali

Menurut Mas Ali mengenai juara yang akan di lombakan di tingkat Provinsi dengan tujuan agar bakat yang selama ini terpendam dari mereka dapat di kembangkan ke jenjang yang lebih bergengsi dan tidak mandeg ditempat.

Senada juga di sampaikan oleh Ketua DPC PDIP Kab.Cirebon yang juga Bupati Cirebon Bpk Drs. H. Imron Rosadi M.ag yang mengatakan bahwa, acara tersebut adalah acara peringatan HUT PDIP yang ke 47 , agar PDIP semakin dekat kepada rakyat dengan pendekatan program nyata yang menyentuh kepada masyarakat, sehingga dapat mengena hati rakyat.

Hal ini juga di amini oleh kordinator seminar Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Ibu Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE, Msi yang juga calon Wabup Cirebon.

Ayu mengatakan ,” Acara baksos dan perlombaan ini adalah acara HUT PDIP yang ke 47, kami selenggarakan dengan tujuan memperingan beban rakyat yang kurang mampuh dalam menghitan putranya, sekaligus penggalian bakat bagi kaum milenial melalui berbagai lomba yg menarik. Dengani lomba tersebut diharapkan mereka dapat menyalurkan bakat mereka yang tersumbat agar dapat berkembang,” ujar Ayu ketika dihubungi via telpon selulernya.

Ayu menambahkan, perlombaan ini terbagi dua kategori, yaitu kategori umum dan milenial imbuhnya.

 

Penulis : Hadi

Editor : Lle

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Tidak Pakai Masker, Denda Rp.150.000

Published

on

By

Bogor, JarrakposJabar.Com — Selasa, (14/07/2020). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengeluarkan Pergub mengenai warganya yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah akan dikenakan denda sebesar 150.000 Rupiah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil setelah mengadakan rapat koordinasi di Makodam III Siliwangi, senin 13/07/2020.

Perlunya peraturan tersebut dikarenakan kasus Covid-19 di Wilayah Jawa Barat masih mengalami kenaikan, guna mengantisipasi penyebaran lebih luas dan menertibkan masyarakat dalam pencegahan, maka perlu adanya denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker diluar rumah.

Ridwan Kamil pun menyampaikan untuk petugas pelaksanaan penindakan nanti di lapangan dilakukan oleh Satpol PP, Polisi dan TNI.

“Penindakan dilapangan nanti dari Satpol PP, Polisi dan TNI atas nama Gugus Tugas,” ucap Ridwan Kamil.

Dasar hukum pemberlakuan denda nanti akan masuk dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat. Sebelum di putuskan, Pergub tersebut masih akan dikaji terlebih dahulu oleh pihak Kajati, sedangkan sosialisasi kepada masyarakat segera dilakukan agar saat Pergub sudah keluar masyarakat sudah mengetahui dan memahaminya.

“Kejaksaan Tinggi akan mengkaji terlebih dahulu untuk dasar hukumnya dari Pergub nanti,” kata Ridwan Kamil.

Untuk pemberlakuan Denda bagi yang tidak menggunakan masker nanti akan dimulai tanggal 27 Juli 2020 dan berlaku selama 14 hari kedepan. (Jrrk/wins).

 

Editor : Lle

Continue Reading

Berita

Pernyataan Usman Sayogi, setelah Mendapat Rekomendasi DPP Partai Golkar untuk Maju sebagai Cawabub mendampingi Kurnia Agustina Nasser ( Teh Nia )

Published

on

By

SOREANG, Jarrakposjabar.com|
Senin ( 13/7/2020). Calon Wakil Bupati Bandung dari Partai Golkar, Usman Sayogi menyatakan rekomendasi dirinya sebagai Cawabub mendampingi Kurnia Agustina Nasser masih bersifat dinamis, semua keputusan tetap ada pada DPP Partai Golkar

Saat konferensi pers di Soreang pada Senin (13/7/2020), Usman mengungkapkan, “Sifat rekomendasi saya sebagai calon Wakil Bupati Bandung masih dinamis. Bisa saja berubah setiap saat. Jika DPP Partai Golkar masih perlu saya sebagai cawabup, ya saya pertimbangkan.”

Dan saat ini Usman masih mempunyai lima tahun lagi masa pengabdianya sebagai ASN. Ia pun saat ini masih menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kab.Bandung.

“Jadi nantinya saya tetap pertimbangkan dengan matang, apakah saya lanjut sebagai ASN di Pemkab Bandung atau saya memilih tawaran dari Partai Golkar sebagai calon wakil bupati,” ujarnya.

Untuk maju sebagai cawabup dari Golkar, Usman mengaku sudah mendapat dukungan dari keluarganya. Tapi menurutnya keputusan ada di tangan DPP Partai Golkar.

“Kalau DPP Golkar mendapatkan figur calon wakil bupati yang dinilai lebih kompeten dari saya, ya saya juga akan merelakannya,” ujarnya.

“Apalagi dari awal juga saya tidak pernah mengajukan diri untuk menjadi cawabup dari Golkar. Saya hanya ditawari dan ditunjuk,” imbuhnya.

Usman mengakui ia sudah berbicara secara pribadi bersama Dadang Naser Bupati Kab.Bandung, sekaligus sebagai ketua DPD partai Golkar Kab.Bandung.

“Saya sudah bicarakan ini dan meminta beliau memikirkan secara matang untuk memberikan kepercayaan kepada saya. Jangan sampai kehadiran saya justru jadi beban politik bagi beliau,” jelasnya.

Namun, jika memang Dadang M Naser atau bahkan DPP Partai Golkar memintanya terus mendampingi Kurnia Agustina Naser, maka Usman mengaku siap. “Saya juga siap untuk mengundurkan diri sebagai ASN. Saya siap dampingi Teh Nia jika memang diminta,” tegasnya.

Editor : EH
Pewarta : Ujang/ Irfan

Continue Reading

Berita

Jogya Junction Kota Bogor di Tutup, Satu Orang SPG Positif Covid-19

Published

on

By

Bogor, JarrakposJabar.Com — Senin, (13/07/2020). Kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Bogor bertambah, salah satunya Sales Promotion Girl di pusat perbelanjaan Jogya Junction yang beralamat di jln Jenderal Sudirman Kec. Bogor Tengah Kota Bogor – Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta untuk menutup sementara pusat perbelanjaan tersebut sampai hasil swab semua keluar baru diputuskan kebijakan selanjutnya.

Pemkot Bogor hari ini senin, 13/07/2020 rencananya akan melakukan test swab untuk seluruh karyawan jogya junction, terutama bagi yang kontak langsung atau dekat dengan SPG yang terkonfirmasi positif.

Walikota Bogor Bima Arya memerintahkan untuk semaximal mungkin proses tes swab pagi ini bagi seluruh karyawan jogya junction jangan sampai ada yang terlewat.

” Saya perintahkan agar semaximal mungkin dilakukan tes swabnya, jangan ada yang terlewat” perintah Bima.

Kasus positif covid-19 salah satu SPG dibenarkan oleh Regional Manager Jogya untuk wilayah Jakarta – Bogor Endang Yudi, beliau menjelaskan jika SPG yang positif tersebut bekerja di tenant pakaian anak.

SPG tersebut dinyatakan positif setelah tanggal 9 juli kemarin dilakukan Rapid Test di Jogya Junction dan diikuti 154 peserta, hasil dari Rapid Tes tersebut dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk dilanjutkan tes Swab dan hasilnya satu orang positif.

Wakil Walikota Bogor yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, tim Surveillance Dinas Kesehatan sudah melakukan pemetaan dengan dibantu oleh tim Deteksi Wilayah dan dilakukan dengan menggunakan standard operasional Gugus Tugas.

“Dilakukan dengan hati – hati agar tidak menimbulkan kepanikan bagi masyarakat,” ucap Dedie.

Dedie pun berharap dengan terkonfirmasinya satu orang positif Covid-19 bukan pertanda adanya cluster – cluster baru penyebaran Covid-19 di Kota Bogor.

(Jrrk/wins).

 

Editor : Lle

Continue Reading

Komentar Terbaru

    Trending