BeritaDaerahPolitik

Salah Paham, Seorang Kakek Pembawa Tongkat Berpaku Diduga Perampok dan Pura-pura Buta

  1. JARRAKPOS – BOGOR – Tongkat berpaku yang dibawa kakek buta di Sentul, Kabupaten Bogor, membuat penumpang mobil salah sangka dan mengiranya sebagai perampok bermodus. Padahal, kakek bernama Y Ajar Rusmin Marlin (70) itu punya maksud sendiri mengapa memodifikasi tongkatnya dengan paku-paku.

“Penjelasan tongkat berpaku yang digunakan, karena jalan arah rumahnya becek,” kata Kapolres Bogor AKBP M Joni saat dihubungi, Rabu (29/1/2020).

Joni mengatakan, Rusmin membuat tongkat itu agar tidak terpeleset ketika berjalan di jalanan yang licin. Dia menegaskan Rusmin tidak punya niat buruk dengan tongkatnya itu.

“Tidak ada niat untuk melakukan tindakan kriminal maupun mencelakai orang,” tutur Joni.

Agar tidak menimbulkan prasangka buruk, pihak kepolisian mengganti tongkat kakek itu dengan yang baru. Tongkat miliknya itu juga diganti untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tongkatnya sudah diganti dengan tongkat kayu yang lebih aman oleh pihak Polsek,” tambah Joni.

Sebelumnya diberitakan, Rusmin sempat viral di media sosial setelah seorang perempuan merekamnya. Dalam video yang beredar, wanita tersebut memperingatkan warga yang melintas di kawasan Sentul City untuk berhati-hati terhadap Rusmin.

“Ini kejadiannya sudah sering di Sentul City bukan sekali dua kali, lebih beberapa kali. Orang ini muncul hanya di weekend atau hari-hari libur besar. Nih ya, ni kalau ketemu di Sentul City ini nggak usah dibantu. Nggak usah dibantu, karena ini modus. Modus…modus. Biasanya dia cuma minta diantar, tapi ujung-ujungnya cuma minta uang. Di ujung tongkatnya itu penuh dengan paku,” tutur wanita tersebut.

Wanita tersebut menuding Ajar berpura-pura buta. Sambil menekankan kembali agar warga tidak perlu menolongnya.

“Pokoknya kalau ketemu orang seperti itu di Sentul City, tidak usah dibantu. Dia biasanya lebih nekat jalan ke tengah jalan pura-pura buta. Kita nggak pernah tahu dia didampingi oleh siapa,” kata wanita itu lagi.

Usut punya usut, Rusmin memang benar-benar buta. Rusmin ada di pinggir jalan untuk mengemis, yang mana hal ini sudah dilakukannya sejak 2004 silam.

 

Editor : Lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: