Ilustrasi Banjir di Kota Bandung (Doc. Net)

JARRAKPOS – BANDUNG – Banjir menerjang kawasan Komplek Bumi Adipura, Kecamatan Gedebage Kota Bandung, dan membuat setidaknya 400 rumah terendam.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jabar Budi Budiman Wahyu mengatakan banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (24/1).

“Akibat dari intensitas hujan yang tinggi hampir merata di wilayah Kota Bandung berdampak sebanyak 400 rumah, 397 kepala keluarga dan 150 jiwa terkena banjir,” kata Budi, Sabtu (25/1).

Budi menjelaskan, tinggi muka air (TMA) di Komplek Bumi Adipura beragam. Di kluster Pinus RW 08 TMA sekitar 70 cm, kluster Tulip RW 10 sekitar 80 cm, sementara di kluster Palm RW 09 dan RW 03 tinggi muka air mencapai sekitar 80 cm.

“Kondisi terkini di perumahan Komplek Bumi Adipura masih tergenang air, namun debit air sudah menurun,” ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung kini telah mengevakuasi delapan orang warga ke tempat yang lebih aman di Masjid Mistahul Janah menggunakan satu unit perahu karet.

Selain itu, petugas juga melakukan evakuasi terhadap hewan peliharaan.

“Diskar PB Kota Bandung menurunkan dua unit rescue, dua unit mobil komando, satu unit pancar UPT timur dan satu unit perahu karet,” kata Budi.

Ketua RW 8, Oping Arifin, mengatakan bahwa banjir lebih dominan merendam jalan yang berada di depan rumah.

“Kemarin malam yang paling parah, banjirnya setinggi lutut orang dewasa. Kalau sekarang mulai surut, ketinggian nya 30-60 centimeter,” kata Oping.

 

Jbr/lle

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here