oleh

Diduga Terima Suap, Mantan Ketua DPRD Kab. Cirebon Dibidik KPK

-Berita-160 views

JARRAKPOS – JAKARTA – Kasus Korupsi PLTU Cirebon terkait pengesahan Peraturan Daerah RT/RW Kab. Cirebon kian menemukan titik terang. Beberapa hari lalu tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa beberapa Anggota DPRD Kabupaten Cirebon di Mapolres Cirebon Kota.

Menurut sumber di internal KPK, pemeriksaan dilakukan atas dasar pengembangan penetapan dua tersangka baru dari pihak swasta dalam suap perizinan PLTU Kab. Cirebon yang juga terkait Perda RT/RW.

“Perizinan sudah keluar, sementara Perda baru menyusul, ada dugaan ketua DPRD Kab. Cirebon Periode 2014-2019 berinisial MUS menerima uang 1,5 Milyar dari SUN yang sekarang berstatus tersangka,” ujar sumber di internal KPK kepada wartawan, Minggu (1/12/2019).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang membenarkan pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus yang menjerat SUN mantan Bupati Cirebon. “Selain SUN, sudah ada dua tersangka dari pihak swasta dan bisa saja berkembang ke tersangka lain, tinggal menunggu perkembangan,” katanya (27/11/2019) lalu.

Seperti diketahui, pada Jumat (29/11/2019) lalu, KPK kembali memeriksa mantan Pansus Perda RTRW DPRD Kabupaten Cirebon, di Mapolres Cirebon Kota. Mereka yang tampak hadir adalah mantan anggota DPRD Kab. Cirebon Sukaryadi dan Wartipan Suwanda, serta anggota DPRD Kab. Cirebon aktif Suhaeti, terlihat juga Deny mantan ajudan SUN.

Dua nama lain yakni anggota DPRD Kab. Cirebon Aan Setiyawan diperiksa di Jakarta, karena namanya serta koleganya di DPR RI Suherman disebut dalam rekam percakapan yang saat ini menjadi alat bukti di KPK.

Sementara, MUS yang merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan juga beberapa kali pernah dimintai keterangan oleh KPK. Mus saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kab. Cirebon dari Fraksi PDIP masa bakti 2019-2024.

Jarrakposjabar.com/lle

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed