Bandung 04 oktober 2019

Oleh : LL.Efendi

Kota Bandung Jarrakposjabar.com .hari ini diadakannya Pertandingan Persahabatan antara Koni Jawa Barar dengan Lapas Kelas I Sukamiskin .dalam Pertandingan itu Hadir Kalapas Sukamiskin Bapak Abdul Karim yang memang sedang menggalakan olah Raga Bagi seluruh warga binaan .dan Kalapas Sendiri adalah altit Pencak silat merpati Putih yang jago sabuk Hitam  dan sekarang Banyak melatih Staff  Lapas dan warga Binaan ungkap salah satu pemain Pingpong yang Hebat dari perwakilan Koni jawa barat.

Dalam kesempatan yang baik sekali  kali ini yang dipertandingkan Adalah Pingpong.kebetulan UPT Lapas Kelas I Sukamiskin Pernah Juara di bawah pimpinan  Ketua Umum di bidang olah Raga Pingpong adalah :Aditya moha mantan Anggota DPRRI komisi XI  dan dalam waktu dekat akan ada Direncanakan Pertandingan KALAPAS CUP atas izin  menkumham melalui Perwakilannya Kepala wilayah  jawa barat ungkap aditt

Dalam sambutan Kalapas olah raga ini jangan di Jawa barat saja. Harus aut off the box .atau tray out. Ini sangat didukung oleh warga binaan yang memang punya kelihaian Bermain Pingpong yang mana Pertandingan Keluar dipasilitasi oleh Koni jawa barat

Dalam pertandingan yang berlangsung tadi pagi Koni jawa barat yang turun adalah Mantan Ketua DPR RI Bapak Setya Novanto yang mantan Bendahara Koni Pusat saat jendral wismoyo munandar sebagi Ketua umum koni Pusat .  yang Berpasangan Sama Yudi widiana Mantan Wakil Ketua Komisi V DPR RI  tahu tahu menang melawan Pemain profesional Koni Jawa barat ini sangat mengejutkan. Awak media juga tidak mempercayai hal  itu  terjadi. Masak Pemain pro dikalahkan oleh Pemain mantan Pejabat kapan Latihannya. Setelah dilihatkan dokumen dokumennya ternyata benar tidak ada trik tidak akal akalan memang jago dua mantan pejabat itu ungkap lle effendi kepada peserta Koni jabar.

Disisi lain awak media melihat Pembinaan yang dilakukan Oleh Kalapas Adbul Karim sangat menyentuh Hati sekali. Ternyata lain dari pada yang lain dan tidak membedakan warga binaan Dari Pidum maupun Tipikor.

setiap Kalapas memiliki cara cara berbeda dalam melakukan pembinaan  dan ini sudah ada tool pembinaan terhadap tipikor yang jelas.warga binaan tidak merasa di penjara seakan akan dimanusiakan oleh Kalapas beserta jajarannya.keharmonisan antara Warga Binaan sangat erat.antara Pembina dengan Yang dibina tentu dengan aturan aturan yang sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak melanggar Hukum.

Managemen yang diterapkan di Lapas sekarang sangat manusiawi. Tentu yang  namanya manusia tidak Luput dari Kesalahan Apalagi Namanya Napi tentu masing masing Punya masalah namun kalau dilakukan manusiawi didalam pembinaan justru akan berakibat positif dari emosi menjadi serasi dan  dari marah menjadi terarah sesuai dengan Toh pemasyarakatan. Karena orang Masuk Penjara tidaklah Gampang  sangsi sosial.agama Politik dan lainnya sudah terbawah sudah dalam nilai integritas grade.

namun warga binaan masih  ada Haknya yang melekat yaitu Berhak mendapatkan pelayanan Kesehatan salah satunya Berolah Raga.

Harapan Kedepan Warga binaan hanya Satu sehat dan cepat pulang.berkumpul lagi dengan Keluarga .

Jarrakpos/lle efendi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here