Berita

Gempa M 6,8 di Ambon, Masyarakat Berbondong Bondong Mengungsi

JARRAKPOS –¬†Gempa berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang Ambon, Maluku. Kejadian tersebut membuat warga panik, dengan adanya isu tsunami. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

Masyarakat lalu berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Hal ini membuat kondisi lalu lintas macet karena banyak yang meninggalkan rumahnya dengan kendaraan.

Getaran gempa membuat bangunan bergoyang.

Sekretaris BPBD Kota Ambon, Billy Sahusilawane mengatakan, sejumlah bangunan mengalami kerusakan diantaranya gedung Universitas Pattimura, Ambon.

“Pascagempa magnitudo 6,8 di Kota Ambon, Maluku, kondisi belum kondusif, terasa lima kali gempa susulan, warga berusaha mengungsi ke tempat lebih tinggi,” jelasnya.

Namun hingga berita ini diturunkan pihaknya belum mendapatkan informasi terkait korban jiwa.

“Tetapi sejumlah masyarakat menyampaikan rumahnya mengalami kerusakan, masyarakat berbondong-bondong mengungsi, aktivitas perkantoran, sekolah, dan lainnya sementara terhenti,” tutupnya.

Jarrakposjabar.com/lle

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: