Berita

Luthfi Hasan Ishak Keluar Sudah sesuai dengan Presedur Yang Berlaku .

Bandung 23 september 2019

Oleh : indra setiawan

Photo diambil dari doc.antara

Terkait dengan izin Keluar mengunjungi atau menjadi wali Nikah Anaknya yang perempuan sudah melalui Mekanisme dan Tata cara aturan yang berlaku dan sudah melalui sidang TPP oleh Semua jajaran Lapas Kelas satu suka Miskin Yang dipimpin oleh Kabid Pembinaan  Bapak Sparman dan Sekretaris TPP adalah Bapak David selaku kasi Binkemas.

Perjalanan Sidang sangat  baik dan arahan Dari Bapak KPLP bapak  Yosafat  yang mantan KPLP Lapas Kelas IIA Kerobokan Badung ini sangat disiplin dan tegas .untuk mengikuti aturan yang berlaku dan tidak boleh keluar dari aturan semua sudah berjalan baik baik. Kalau ada warna yang melanggar akan tidak ragu ragu menindak dan  memberikan letter F ungkap Aris yang ikut dalam Sidang TPP  . Dan sangat tegas dan akurat hasil sidangnya

Setelah sidang TPP diteruskan Pemaparan ke Kalapas dan sebagai Kepala UPT  Yaitu Kalapas Bapak Abdul karim  dan menyetujui izinnya Karena mekanisme aturan sudah dijalankan dan dilewati. Dan jenis izinnya memenuhi persyaratan  dan aturan Yang Berlaku. Apalagi Kalapas Baru ini mantan Kabag Protokol Kementrian .sangat hati  hati dan tegas sekali

Rangkaian dan persyaratan semua terpenuhi oleh bapak Luthfi hasan isak untuk mendapatkan izin Keluar untuk  acara pernikahan anak kandungnya dan semuanya tersirat dalam aturan . Baik pengamanan Keluar dari Lapas sudah dikawal polisi dan pegawai sipir Lapas kelas I Sukamiskin  Bandung.

Mendengar berita metrotv terkait dengan isu Plesiran itu tidak Benar  .untuk meluruskan kejadian itu jarrak mencari tahu informasi yang sebenar benarnya ungkap LL.Efemdi

ini disampaikan oleh indra setiawan selaku wartawan jarrakpos yang stand bay di di depan lapas sukamiskin Hampir setiap hari untuk mencari Berita tentang Lapas Kelas I sukamiskin ungkap awak jarrakposjabar.

Keluarga Luthfi Hasan Ishak betul telah keluar lapas ,untuk  menunaikan kewajiban yg dilindungi oleh peraturan perundangan.
L.H.I  menikahkan putrinya ,dan ini merupakan kewajiban orang tua sesuai syariat agama. Dan aturan membenarkan dan tersirat  dan pwraturan Mentri.

Dan Ini LHI minta izin Keluar.. Baru sekali Keluar izin untuk Menikahkan Anak Perempuannya bukan untuk jalan jalan.
Revisi uu permasyarakatan yang baru untuk mengembalikan hak hak dasar yg melekat pada manusia meskipun statusnya sebagai napi.
Sebagai negara berazaskan Pancasila maka sudah selayaknya menjunjung  tinggi harkat martabat manusia .sewaktu pulangnya LHI agak lambat sampai dilapas dikarenakan macetnya di perjalanan menuju lapas. Dan macet di daerah kota Bandung.
Negara tidak boleh balas dendam terhadap rakyatnya. Apalagi sudah di Hukum oleh Negara. Mari Berfikir yang arif Dan Berfikir positif Mereka juga manusia. Bagaimana kalau keluarga Kalian yang masuk Penjara dan situasinya seperti LHI.

Negara tidak boleh berperilaku seperti penjajah dijaman kolonial .Negara Harus hadir untuk membina Warganya untuk bisa kembali kemasyarakat lagi. Dan menjadi lebih baik itu baru pembinaan. Bukan  di bunuh di dalam Lapas . Memamg Hak kemerdekaannya di Rampas oleh negara. Karena melakukan Perbuatan melawan Hukum .

Namun ada hak hak mendasar yang masih ada dan tersirat dalam undang undang salah satunya menjadi orang tua wali anak perempuan. Ungkap setiawan di bandung kepada lle

Jarrakpos/LLefendi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: