Berita

IN MEMORIAM B.J HABIBIE

Saya termasuk salah satu pengacara yang beruntung, pernah dalam karir ke Pengacaraan membela beliau. Peristiwanya ketika kesaksianya melalui teleconference. Di peristiwa teleconference tersebut saya menjelaskan apa yang harus beliau jelaskan, sebagai saksi dalam peristiwa teleconference pertama yang terjadi pada saat itu. Saya sempat di Hamburg berdua beliau menelusuri kota tersebut di atas Mercedes, hibah perusahaan Mercedes di Jerman, yang di berikan kepadanya sebagai salah seorang putra terbaik Indonesia MBB(Messerschmitt-Bolkow-Blohm) dan berhasil memperoleh penemuan mengenai keretakan pesawat.

Penemuan itu di kenal sebagai penemuan Habibie dan menyebabkan beliau mendapatkan penghargaan tertinggi di Jerman dalam bidangnya.

Satu ketika, semasa ke Presiden beliau saya makan siang bersama Ginanjar Kartasasmita yang juga pernah jadi klien saya. Dari istana Presiden Habibie menelepon Ginanjar, akan menurunkan nilai dollar amerika terhadap rupiah. Di saat satu kesempatan di rumah beliau saya mempertanyakan Kiat apa yang di tempuhnya sampai berhasil membuat rupiah terjun bebas.

Beliau menjelaskan metode kiat kebijakan keuangan yang di tempuhnya, bahkan beliau optimis bila berhasil mempimpin indonesia, rupiah akan pulih ke posisi semula.

Habibie Bapak kebebasan Pers.

Diera sebelumnya membuka business koran, majalah sangat sulit. Harus melalui pintu pintu birokrasi yang berbelit belit. Beliau pelopor kebebasan Pers tanpa prosedur yang berteletele. Sejak itu terbit Koran, Majalah, Televisi tumbuh subur di bumi indonesia.

Bapak yang baik.

Sebagai salah seorang pengacara beliau, para assisten pengacara saya banyak ngefans dan mengagumi kejeniusan beliau. Setiap kali saya membuat janji bertemu beliau, para assisten ingin ikut siapa tau beliau rela dan sudi ikut menerima. Secara kebetulan beliau tau diluar menunggu beberapa advokat muda, beliau mempertanyakan kepada saya “siapa mereka?” lalu saya jawab “para pengacara pengagum Bapak yang sangat ingin berfoto bersama Bapak. Jika Bapak berkenan”. Spontan beliau memberi kode ajudan untuk menyuruh mereka masuk. Tak hanya berfoto bersama bahkan berfoto berduaan pun di perbolehkan dalam posisi sebagai Bapak/ Eyang yang penuh perhatian terhadap anak anaknya. Setelah itu diundang makan bersama karena waktu  makan siang telah tiba.

Pertemuan Terakhir.

Awal juli 2019 saya di rawat inap di RSPAD. Kamar saya berdekatan dengan beliau, saya melihat beliau seorang diri duduk di teras dalam posisi di infus. Karena cukup akrab menjadi beberapa kali penasehat beliau,

saya merapat. Ketika melihat saya dengan hangat beliau menyambut, kembali mengflash back perkara beliau yang saya tangani. Beliau memberikan pujian kepada saya tentang perkara yang saya tangani, tidak hanya itu beliau paham betul atas kasus pidana yang menimpa saya.

Yang beliau sebutkan atas kasus politik, karena keberanian saya mengkritik KPK..Dalam pertemuan terakhir dengan beliau Pak Habibie sempat mengenang kembali betapa setiap hari beliau mengeluarkan peraturan peraturan untuk lebih memperbaiki indonesia sebagai negara hukum.

Pada kesempatan terakhir tersebut saya sempat memeberi beliau foto kenangan saya bersama ibu negara Ibu Ainun. Melihat hal tersebut raut wajah beliau mencerminkan kebahagiaan mengenang saat indah bersama Ibu Ainun sang istri yang dicintainya.

Selamat jalan Pak Habibie, Pahlawan Indonesia, Bapak Reformasi yang di akui dunia sebagai salah seorang kepala yang di segani karena kepintaranya dan diatas itu sebagai negarawan yang membawa indonesia di hargai dunia. Requistcat In Pace. Dari: O.C.Kaligis.

Materi didapat dari surat prof.oc Kaligis pada tgl 12 september jam 8 pagi  yang menerima  jarrakposjabar/lle.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: